Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 13:8 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 13:8 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa tebusan nyawa orang ia itu kekayaannya, tetapi orang miskin tiada mendengarkan nista.
Amsal 13:8 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 13:8 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 16:26 (IDN) »
Apakah untungnya kepada seorang, jikalau ia beroleh segenap dunia ini, tetapi jiwanya binasa? Atau apakah yang patut diberi orang akan menebus jiwanya?

1 Petrus 1:18 (IDN) »
sebab mengetahui bahwa kamu sudah ditebus daripada kehidupanmu yang sia-sia, yang turun-temurun daripada nenek moyangmu, bukan dengan barang yang akan binasa, seumpama dengan perak atau emas,

Keluaran 21:30 (IDN) »
Jikalau ditanggungkan uang bangun padanya, tak akan jangan diberinya akan tebusan jiwanya segala sesuatu yang ditanggungkan padanya.
Makna Singkat Ayat
Ayat Amsal 13:8 menyatakan bahwa tebusan nyawa seseorang dilambangkan oleh kekayaan orang itu, sementara orang miskin tidak didengar oleh nista. Intinya, kekayaan memberi daya saing dan perlindungan terhadap ancaman kata-kata hina, sehingga status ekonomi berpengaruh pada bagaimana orang diperlakukan dan dinilai di hadapan orang lain.
Latar Belakang Kontekstual
Amsal adalah kumpulan pepatah bijak yang menekankan hikmat praktis hidup di tengah masyarakat. Perikop ini menyoroti realitas sosial di mana kekayaan sering menjadi alat untuk memperoleh perlakuan khusus, sementara mereka yang miskin rentan terhadap penilaian serampangan. Penekanan pada “tebusan nyawa” menggarisbawahi nilai hidup manusia dan bagaimana harga diri dapat terikat pada status ekonomi dalam budaya kuno Israel.
Pengamatan Interpretatif
Rangkuman Tema
Lintasan Silang Makna (Cross-References)
Amsal 14:31 - Pendorong bahwa menghormati orang miskin adalah bentuk keadilan sosial yang benar, tetapi kekayaan bisa menutupi ketidakadilan; konsekuensi pada bagaimana kita memperlakukan sesama.
Amsal 19:17 - Orang yang menolong orang miskin meminjamkan kepada Tuhan sendiri, menekankan hubungan antara kebaikan terhadap sesama miskin dengan pemberian kembali dari Tuhan.
Keluaran 23:3 - Dalam menilai orang, kita tidak boleh membenarkan kedudukan sosial untuk menimbang kebijakan yang tidak adil; norma kebenaran tetap memerintah meski ada tekanan sosial.
Amanat Praktis
Berhati-hatilah dalam penilaian kita terhadap sesama berdasarkan kemampuan material. Ajarkan kebijaksanaan untuk menghargai martabat manusia tanpa memandang status ekonomi, sambil tetap mengakui realitas sosial yang mempengaruhi perlindungan dan perlakuan publik. Dalam komunitas iman, dorong tindakan adil, empati bagi yang lemah, dan keutuhan lidah agar tidak menambah nista bagi siapa pun.
Catatan Komentar Singkat (Referensi Tokoh Lubang Warna)
Beberapa penafsir mapan menyoroti bagaimana bagian ini menantang manusia untuk melihat lebih dalam nilai hidup manusia di luar harta. Secara ringkas, pandangan para komentator menekankan pentingnya integritas sosial dan kebijaksanaan lidah dalam menghadapi perbedaan status ekonomi.