Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 13:13 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 13:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Barangsiapa yang benci akan firman, ia itu kelak akan binasa, tetapi orang yang takut akan hukum itu, ia itu kelak mendapat pahalanya.
Amsal 13:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 13:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 15:31 (IDN) »
karena telah dihinakannya firman Tuhan dan dilangkahnya perintah-Nya; tak akan jangan orang itu ditumpas dan kejahatannya tertanggunglah atasnya!

2 Tawarikh 36:16 (IDN) »
Tetapi diolok-olok mereka itu akan utusan Allah itu dan dicelakannya segala perkataannya dan ditertawakannya segala nabinya, sehingga kehangatan murka Tuhan bertambah-tambah begitu, sampai ia itu tiada terpadamkan lagi.

2 Yohanes 1:8 (IDN) »
Ingatlah akan dirimu, supaya jangan kamu kehilangan barang yang telah kita kerjakan, melainkan supaya kamu mendapat pahalamu dengan secukupnya.
Makna langsung (inti ayat)
Barangsiapa yang membenci firman Tuhan akan binasa, sedangkan orang yang takut akan hukum-Nya akan mendapatkan pahala.
Latar belakang konteks
Amsal 13 secara umum menekankan pilihan antara jalan kebijaksanaan dan kebodohan, antara taat pada nasihat Tuhan dan ketidaktaatan manusia. Ayat ini menyoroti cara seseorang merespons firman: ketidaktertarikan atau penolakan terhadap firman membawa konsekuensi buruk, sedangkan hormat dan takut kepada hukum Tuhan membawa berkat dan pemulihan. Dalam sastra Israel kuno, “takut” pada hukum tidak hanya berarti rasa takut, melainkan penghormatan yang mendalam dan ketaatan yang tulus terhadap prinsip-prinsip Tuhan.
Tafsir singkat (observasi penting)
Garis besar tema
Rujukan lintas terkait
- Penghormatan terhadap firman: Nubuat kitab lain menyinggung bahwa mereka yang menolak nasihat menarik diri dari terang, sedangkan yang taat menerima bimbingan. (Konteks prinsip umum tentang respons terhadap firman)
- Hati yang takut akan Tuhan: Ketakutan terhadap Tuhan sering dipakai sebagai awal kebijaksanaan; ini memberi dasar bagi kehidupan yang benar sebelum Tuhan dan sesama.
- Keputusan dan akibat: Banyak bagian Amsal menunjukkan bahwa tindakan bijak mengarah pada damai sejahtera, sementara kebodohan membawa gangguan dan kehancuran.
Penjelasan singkat para penafsir terkemuka (ringkas)
Beberapa penafsir publik domain mengatakan bahwa menolak firman adalah jalan menuju kerugian karena firman Allah membentuk pedoman hidup. Sebaliknya, penghormatan dan takut akan hukum Allah membawa stabilitas, moralitas, dan berkat berkelanjutan. Kutipan ringkas yang sering dikaitkan dengan pendekatan ini menekankan bahwa kebijaksanaan adalah mengikuti petunjuk Tuhan dengan hati yang tunduk.
Gambaran praktis (takeaway)
Hendaknya kita menyambut firman Tuhan dengan hati yang terbuka dan taat. Ketika kita membenci atau menolak nasihat-Nya, hidup kita kehilangan arah; namun ketika kita hidup dalam takut akan hukum-Nya—maksudnya, menghormati, meneladani, dan melaksanakan firman—hidup kita diberkati melalui integritas, hikmat, dan ketenangan batin.