Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 5:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Supaya jangan engkau menimbang akan jalan kehidupan, jadi tiada ketahuan langkahnya, sehingga tak boleh engkau mengenal akan dia.
Amsal 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 5:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Amsal 4:26 (IDN) »
Timbang-menimbanglah akan pelangkah kakimu, maka engkau akan berjalan dengan jejakan yang tetap.

Mazmur 16:11 (IDN) »
Maka Engkau memberitahu aku jalan yang menuju kehidupan; kekenyangan dengan sukacita adalah di hadapan hadirat-Mu dan kesedapan pada kanan-Mu sampai selama-lamanya!

Mazmur 119:59 (IDN) »
Tatkala aku menimbang-nimbang segala jalanku, maka selalu kakiku kembali menuju kesaksian-Mu.
Amsal 5:6 (IDN) — Ringkas konteks dan makna utama
Ayat ini berada dalam bagian kitab Amsal yang menyoroti bahaya hubungan asmara di luar kehendak Tuhan dan bagaimana godaan dapat menyesatkan jika tidak disertai hikmat. Penulis mengajak pembaca untuk menilai jalan hidup mereka secara serius, sebab jalan kehidupan sering bersembunyi di balik pesona sementara. Dalam konteksnasihat ayat-ayat sekitar, perlindungan dari godaan seksual dan pemantapan integritas menjadi tema utama: menghindari langkah-langkah yang keliru yang pada akhirnya merusak hubungan, martabat diri, dan kehidupan rohani.
Inti makna ayat
Ayat ini memperingatkan agar seseorang tidak menimbang atau menilai hidupnya melalui jalan yang keliru. Tuhan melihat jauh di balik penampilan luar; jika seseorang mengikuti dorongan batin yang tidak bijak, langkahnya tidak akan jelas atau terukur. Pesannya adalah meminta hikmat untuk mengenali godaan dan menolak arah yang membawa kepada kehancuran moral.
Tema-tema utama
Hubungan dengan bagian lain
Beberapa rujukan terkait antara lain:
Renungan praktis
Untuk hidup hari ini, ayat ini mengingatkan: - kenali tanda daya tarik yang menyesatkan dan hindari kondisi yang memicu ketidakjelasan langkah; - minta hikmat dari Tuhan melalui doa, membaca firman, dan kebiasaan hidup saleh; - evaluasi keputusan dengan mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang, bukan emosi sesaat.
Kaitan silang yang relevan
Referensi singkat untuk memperluas pemahaman: - Amsal 4:26–27: menjaga jalan lurus berarti menghindari kemelut akibat langkah yang salah. - Amsal 3:5–6: mengandalkan Tuhan memberi arah bagi langkah-langkah hidup. - Amsal 7:6–27: contoh bahaya mengikuti pesona lidah penuntun yang menyesatkan; menghindarinya membutuhkan hikmat.
Penjelasan singkat: ayat-ayat ini menegaskan bahwa jalan hidup yang benar hanya dapat dikenali melalui bimbingan Tuhan dan kebijaksanaan, bukan melalui perasaan sesaat atau godaan liar.
Penutup singkat
Amsal 5:6 menekankan ketidakmampuan manusia mengenali arah hidupnya tanpa hikmat ilahi. Dengan menolak godaan yang menipu dan memohon terang Tuhan, kita dapat melangkah dengan jelas dan menjaga hidup dalam integritas di hadapan-Nya.
Penafsiran dan kutipan singkat dari komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke tidak disertakan kutipan panjang di sini; ringkasannya menguatkan bahwa hikmat Allah adalah pedoman utama untuk menghindari jalan yang menyesatkan dan menjaga kemurnian hidup.