Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 5:19 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 5:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Biarlah ia bagimu seperti rusa betina yang manis dan seperti kijang yang cantik, biarlah gurau sendanya memabuki engkau selalu, dan berkembaralah senantiasa dalam kasihnya.
Amsal 5:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 5:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kidung Agung 2:9 (IDN) »
Kekasihku itu bagaikan kijang atau seperti anak rusa. Lihatlah ia berdiri di balik dinding kita, iapun menengok dari pada tingkap, dan lagi gilang-gemilang rupanya dari balik kisi-kisi.

Kidung Agung 4:5 (IDN) »
Kedua belah susumu seperti anak kijang yang kembar, yang mencahari makan di antara segala bunga bakung.

Amsal 5:19 (IDN) — “Biarlah ia bagimu seperti rusa betina yang manis…”
Pasal 5 Amsal berfokus pada bahaya tergoda berbuat dosa melalui hubungan asmara yang tidak setia. Ayat 19 mengekspresikan keintiman suami-istri sebagai gambaran kasih yang setia, menekankan kesetiaan, kehangatan, dan kehendak untuk menjaga janji.
Gambaran utama ayat ini dalam konteks pasal
Ayat 19 menampilkan Figur istri sebagai rusa betina yang manis dan kijang yang cantik, simbol kemurnian, keindahan, dan kelembutan dalam hubungan pernikahan. Pelajarannya adalah agar pasangan tetap menjaga kasih dengan kesetiaan yang eksklusif, memberi satu sama lain kekuatan, pemulihan, dan kenyamanan. Dalam konteks nasihat ayat 15–20 yang membahas godaan untuk berpaling, ayat 19 mengajak suami-istri untuk menumbuhkan keintiman yang makna serta melindungi keutuhan pernikahan dari gangguan godaan luar maupun dalam diri sendiri.
Bagian inti pelajaran rohani
Pelajaran utama dari ayat ini adalah komitmen kasih yang hidup dan setia. Gambaran binatang liar yang manis menekankan bahwa kasih tidak bersifat dingin atau pasif, melainkan merawat, menyenangkan, dan memelihara satu sama lain dalam setiap masa—termasuk godaan yang menguji kesetiaan. Di dalam wawasan kebijaksanaan lidah27, kasih yang benar menyiratkan pengabdian yang berkelanjutan, bukan hanya ketertarikan sesaat.
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Cross-referensi menampilkan pola: keintiman yang menghormati otoritas Allah, menjaga eksklusivitas, serta menolak jalan-jalan yang merusak hubungan.
Penggunaan praktis bagi pembaca
Ringkasan
Amsal 5:19 menegaskan keutuhan kasih pernikahan dengan gambaran keindahan dan keromantisan yang aktif menjaga kesetiaan. Dalam konteks kebijaksanaan Amsal, ayat ini mengarahkan pasangan bukan pada godaan luar, melainkan pada pemeliharaan kasih yang setia, manis, dan memikat: satu janji yang terus berbahagia pada keharmonisan rumah tangga di hadapan Allah.
Catatan referensi singkat
Beberapa komentar klasik menyoroti bahwa kasih dalam pernikahan adalah komitmen hidup, bukan sekadar perasaan. Mereka merangkum bahwa keindahan dan kegembiraan dalam kasih adalah hasil pengembaraan iman yang menjaga hubungan agar tetap teguh di tengah tantangan.
Kalimat kutipan singkat yang relevan dari tokoh komentar klasik (jika ada):
“Kasih yang setia menanggung segala sesuatu, dan tidak membiarkan keindahan itu berlalu begitu saja.”