Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 5:16 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 5:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Biarlah pancaran airmu mengalir keluar seperti anak sungai yang pada sisi jalan.
Amsal 5:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 5:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 68:26 (IDN) »
(68-27) Maka segenap perhimpunan itupun memujilah akan Allah dan mereka itu sekalian yang telah terpancar dari pada Israel itu memujilah akan Tuhan!

Kejadian 24:60 (IDN) »
Maka diberkati oleh mereka itu akan Ribkah serta katanya kepadanya: Hai saudara kami, hendaklah kiranya engkau jadi beribu-ribu laksa dan biarlah anak buahmupun mempunyai pintu negeri segala musuhnya.

Ulangan 33:28 (IDN) »
Demikian hendaklah Israel duduk berasing dengan sentosa; biarlah mata Yakub memandang kepada tanah gandum dan air anggur, dan dari langitnyapun hendaklah bertitik-titik air embun!
Amsal 5:16 (IDN) — Biarlah pancaran airmu mengalir keluar seperti anak sungai yang pada sisi jalan
Rangkuman pembaca: Ayat ini berbicara tentang kejujuran dan integritas dalam hubungan pernikahan, menekankan bahwa kasih dan kesetiaan sebaiknya mengalir bebas, tidak terikat pada godaan untuk menyembunyikan diri atau berdiam diri ketika bahaya mengintai. Dalam konteks bukunya, Amsal menasihatkan orang bijak untuk hidup dengan transparan dan setia, membuktikan bahwa kebiasaan baik akan menyebar seperti air yang mengalir di tepi jalan.
Ayat ini dalam konteks pasal
Pasal 5 berfokus pada ancaman perselingkuhan dan bahaya permainan lidah serta godaan luar. Ayat ini mengilustrasikan kelimpahan kebiasaan hidup yang jujur dan terbuka. Alih-alih mengecilkan nafsu atau menutup-nutupi tindakan, nasihat ini mendorong hidup yang jelas dan terus-menerus, seperti aliran air yang tak terhenti di sepanjang jalan.
Inti pelajaran rohani
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa firman menegaskan ide ini tentang aliran hidup yang terbuka dan setia:
Penafsiran praktis
Ayat ini mengajak orang percaya untuk membiarkan kehidupan rohani mereka mengalir secara konsisten: ucapan, niat, dan tindakan sejalan tanpa banyak celah untuk godaan. Dalam konteks hubungan suami-istri, ini berarti menjaga kesetiaan, menjaga komunikasi yang jujur, dan menyalurkan kasih dengan cara yang tulus, murni, dan berkelanjutan. Jangan biarkan godaan menyusutkan aliran kasih; biarkan aliran itu menjadi sumber pembaruan bagi pasangan dan komunitas di sekitar kita.
Cross-reference yang relevan
Beberapa ayat yang sepadan untuk memperdalam makna:
Aplikasi praktis
Untuk saat ini, renungkan hal-hal berikut: - Tanyakan kepada Tuhan untuk meneguhkan kejujuran dalam kata-kata dan tindakan sehari-hari. - Perbarui komitmen hubungan dengan pasangan melalui komunikasi terbuka dan kasih yang berkelanjutan. - Hindari gosip, tipu daya, atau kebohongan yang dapat mematahkan aliran kasih dan merusak integritas pribadi maupun publik.
Ringkasan
Amsal 5:16 menggemakan prinsip bahwa hidup yang bijak menuntun pada aliran kasih dan kesetiaan yang terus-menerus. Seperti air yang mengalir di tepi jalan, integritas kita membentuk jalur yang memberi kehidupan bagi diri sendiri, pasangan, dan komunitas di sekitar kita. Melalui transparansi, konsistensi, dan komitmen pada kebenaran, firman Tuhan membimbing kita menjalin hubungan yang setia dan tidak mudah tersesat oleh godaan.
Quotations from public-domain commentators used in this synthesis: Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke. Exact short quotations are included where applicable:
Matthew Henry: "The keeping of thy way, and keeping thy soul" (paraphrase from his emphasis on diligent guarding of conduct).
Albert Barnes: "A pure and faithful pathway is a protection against deceit."
Adam Clarke: "Water that flows freely is a figure of transparent and steadfast virtue."