Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 5:17 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 5:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Biarlah ia menjadi engkau seorang jua punya dan jangan orang lain empunya dia sertamu.
Amsal 5:17 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 5:17 Referensi silang ayat
Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.
Amsal 5:17 (IDN) — Mengutamakan Kesetiaan Dalam Perkawinan
Ayat ini menegaskan pentingnya menjaga kemurnian dan setia dalam ikatan pernikahan. Meskipun mungkin terdengar sederhana, pesan ini menantang pembaca untuk menolak godaan dan mengarahkan perhatian pada komitmen khusus yang Allah anugerahkan kepada pasangan suami-istri. Dalam konteks kitab Amsal, nasihat ini berfungsi sebagai pedoman praktis untuk hidup bijak: melindungi hubungan inti keluarga dari ancaman perselingkuhan yang dapat merusak ketaatan Tuhan serta kesejahteraan pribadi dan komunitas.
Nilai utama konteks asli
Ayat ini terletak dalam bagian Amsal yang memperingatkan tentang bahaya daya tarik duniawi dan tindakan yang tidak setia.UUa ini menekankan eksklusivitas ikatan pernikahan: pasangan seharusnya bersama secara setia, tidak berbagi hak milik atau pasangan manusia lain. Dalam kebiasaan bahasa batin Israel kuno, “milikmu” menggambarkan hak kepemilikan yang suci dan komitmen yang tidak bisa dipindahkan. Pesan ini berfungsi sebagai perlindungan terhadap godaan moral dan sebagai panggilan untuk menghormati sumpah pernikahan di hadapan Tuhan.
Poin utama dan arti teologis
Refleksi cross-referensi yang relevan
Beberapa ayat lain dalam Alkitab menonjolkan tema yang sama tentang kesetiaan dan integritas pernikahan:
Gaya penafsir terpercaya (singkat)
Beberapa komentator abad lampau menyoroti bahwa ayat ini bukan sekadar larangan moral, melainkan ajakan untuk menata hidup dalam keutuhan spiritual dan sosial. Mereka menekankan bahwa kesetiaan menjadi cerminan takut akan Tuhan dan kehormatan terhadap sumpah yang telah diucapkan di hadapan-Nya.
Renungan devosional
Pertimbangkan bagaimana kesetiaan dalam pernikahan memperlihatkan kasih yang stabil dan dapat diandalkan. Dalam saat-saat godaan, ingatlah bahwa pernikahan adalah amanah dari Tuhan yang membangun tempat perlindungan bagi keluarga dan masyarakat. Doakan pasanganmu, jaga integritas dirimu, dan rayakan komitmen yang telah disampaikan di hadapan Tuhan.
Intisari praktis
Catatan sumber (contoh pandangan para komentator berbahasa Inggris kuno): beberapa bagian mengutip prinsip umum tentang kesetiaan pernikahan yang juga menjadi landasan dalam karya-karya seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke. Karena fokus pada ringkasan makna pesannya, kutipan langsung dibatasi pada esensi umum tanpa menyalin teks panjang.