Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 1:24 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 1:24 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka bangunlah Yusuf daripada tidurnya, diperbuatnyalah sebagaimana pesan malaekat Tuhan kepadanya, lalu diterimanya Maryam isterinya.
Matius 1:24 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 1:24 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yakobus 2:21 (IDN) »
Bukankah nenek moyang kita Ibrahim dibenarkan oleh sebab perbuatannya di dalam hal ia hendak mengorbankan Ishak anaknya itu di atas tempat korban?

Yohanes 15:14 (IDN) »
Kamu inilah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat barang yang Aku pesankan kepada kamu.

Matius 1:24 dalam Terjemahan IDN
Ayat ini berada di bagian awal Injil Matius yang menata kelahiran Yesus melalui garis keturunan Daud. Setelah Malaikat Tuhan menampakkan diri dalam mimpi kepada Yusuf dan menjelaskan peran Maryam yang mengandung Anak itu sebagai karya Roh Kudus, Yusuf bangun dan taat. Ayat 24 merangkum respons iman dan ketaatan praktis Yusuf terhadap apa yang telah diperintah Tuhan melalui malaikat, meskipun situasinya unik dan penuh risiko sosial pada zamannya.
Makna sentral
Ayat ini menegaskan ketaatan lidah dan tindakan Yusuf yang menyelaraskan hidupnya dengan rencana keselamatan Allah. Ia tidak mempertanyakan, melainkan mengikuti perintah Tuhan dengan kepercayaan bahwa Maryam mengandung Anak yang dijanjikan, yaitu Raja yang akan menyelamatkan umat-Nya. Ketaatan Yusuf menjadi contoh iman yang berbuah dalam tindakan nyata: mengambil Maryam sebagai istrinya dan melindungi keluarga-Nya.
Tema utama
Gagasan terkait (cross-references)
Refleksi praktis
Ayat ini mengajak pembaca untuk melihat bagaimana iman berbuah dalam keputusan hidup sehari-hari. Ketika firman Allah jelas, ketaatan menjadi bukti kepercayaan kita kepada-Nya. Dalam konteks sekarang, kita dipanggil untuk menimbang bagaimana rencana Allah memengaruhi pilihan-pilihan keluarga, pekerjaan, dan komunitas kita, sambil menjaga integritas dan keutuhan orang-orang di sekitar kita.
Ringkasan
Ayat 24 menggambarkan Yusuf bangun, taat, dan menerima Maryam sebagai istrinya sesuai perintah Tuhan melalui malaikat. Ketaatan praktis Yusuf memperlihatkan iman yang bekerja melalui tindakan nyata, meneguhkan bahwa rencana keselamatan Allah nyata dalam sejarah manusia melalui kelahiran Sang Mesias.
Cuplikan pendapat para komentator:
Beberapa gambaran pendek dari sumber-sumber kuno menggarisbawahi bahwa Yusuf adalah contoh kepatuhan yang tenang namun kuat terhadap wahyu ilahi, menekankan pendalaman tema kepercayaan Allah melalui bagian awal narasi kelahiran. (Catatan: ringkasan ini mengintegrasikan pemahaman umum dari para komentator Alkitab publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke tanpa mengutip teks panjang secara langsung.)
Penutup: Ayat ini menegaskan bahwa respons iman yang taat membawa rencana Allah maju di tengah-tengah kehidupan manusia. Yusuf menjadi teladan bagaimana ketaatan dapat mengangkat suatu keluarga ke dalam penopang keselamatan dunia.