Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 1:17 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 1:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Adapun sekalian keturunan daripada Ibrahim sampai kepada zaman Daud, jadi empat belas keturunan; dan dari zaman Daud sampai kepada masa dibuang ke Babil, itu pun empat belas keturunan; dan daripada masa dibuang ke Babil sampai kepada masa Kristus, itu pula empat belas keturunan.
Matius 1:17 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 1:17 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Raja-raja 24:14 (IDN) »
Dan dibawanya dengan tertawan segenap orang isi Yeruzalem serta dengan segala penghulu dan orang hartawan, sepuluh ribu orang dibawanya dengan tertawan, demikianpun segala tukang kayu dan tukang besi; seorangpun tiada tinggal melainkan orang hina dina belaka di antara segala rakyat negeri itu.

Yeremia 27:20 (IDN) »
yang tiada dibawa serta oleh Nebukadnezar, raja Babil, pada masa dipindahkannya Yekhonia bin Yoyakim, raja Yehuda, dari Yeruzalem ke Babil dengan tertawan, dan lagi segala orang Yehuda dan orang Yeruzalem yang bangsawan;

Makna Langsung: Angka 14 dalam Silsilah Yakub menurut Matius 1:17
Rangkuman inti: Matius 1:17 menyatakan bahwa silsilah Kristus dibagi menjadi tiga bagian yang masing-masing berjumlah empat belas keturunan. Pembagian ini menyoroti kelanjutan rencana keselamatan Allah dari Abraham melalui Daud hingga masa Mesias, dan menegaskan kesinambungan sejarah umat pilihan tanpa kehilangan identitas ilahi di dalamnya.
Latar belakang konteks
Gadis adat Yahudi memperhatikan silsilah untuk mengaitkan seseorang dengan janji-janji Allah kepada Abraham dan Daud. Matius menulis dengan maksud menegaskan bahwa Yesus adalah pewaris yang sah dari janji itu. Pembagian tiga belas belas keturunan menjadi empat belas dalam setiap segmen menunjukkan upaya menonjolkan keteraturan ilahi dalam sejarah umat beriman, sekaligus memberi pembaca taksiran numerik yang menguatkan kesan makna teologis.
Pengamatan penafsir utama
Beberapa penafsir melihat pola numerik ini sebagai upaya menegaskan bahwa germinal janji Allah bekerja secara sempurna sepanjang masa: dari Abraham ke Daud, dari Daud ke pembuangan ke Babil, dan dari pembuangan ke masa Kristus. Narasi ini menekankan kontinuitas, pemurnian, dan persiapan untuk kedatangan Sang Mesias.
Pemikiran teologis penting
Rujukan silang yang relevan
- Lukas 3:23-38 (deretan keturunan dari Adam hingga Kristus) menjelaskan garis keturunan melalui saluran yang berbeda; menekankan keabsahan historis Yesus bagi seluruh umat manusia. Penjelasan silang membantu pembaca melihat bagaimana Matius menekankan identitas Mesias dalam konteks Yahudi.
- Roma 15:12 menguatkan tema pemenuhan janji-janji nubuat bagi bangsa-bangsa melalui Kristus, memperlihatkan bagaimana peristiwa sejarah menjadi bagian dari rencana keselamatan yang lebih luas.
- 2 Timotius 3:16-17 menunjukkan fungsi tulisan suci dalam membentuk iman dan kehidupan orang percaya, menegaskan bahwa silsilah Kristus juga berfungsi sebagai pedoman rohani bagi gereja masa kini.
Inti praktis yang bisa diterapkan
Penyatuan pandangan para komentator (singkat)
Beberapa sumber renungan publik domain menyoroti bahwa pola empat belas keturunan menegaskan kelurusan garis keturunan yang mempersiapkan kedatangan Mesias. Mereka menekankan bahwa struktur ini bukan sekadar pengisian daftar, melainkan penegasan teologis tentang rencana Allah yang terarah melalui sejarah Israel.
Catatan kutipan singkat dari tokoh terdahulu: “Adalah kenyataan bahwa Kristus datang sebagai Penakluk yang berkenan kepada Tuhan, yang menggenapi janji kepada Abraham dan Daud.”
Penafsiran ini bersifat fokus pada konteks narasi Matius dan tidak mengikat kepada pendapat denominasi tertentu, melainkan menawarkan kerangka untuk memahami bagaimana silsilah ini membangun identitas Mesias dalam peristiwa sejarah yang sedang dibacakan.