Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 1:15 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 1:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan Elihud memperanakkan Eliazar; dan Eliazar memperanakkan Mattan; dan Mattan memperanakkan Yakub;
Matius 1:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 1:15 Referensi silang ayat
Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.
Matius 1:15 dalam Konteks Silsilah Kristus
Ayat ini berada dalam rangkaian daftar nenek moyang Yesus Kristus yang membentuk genealogi-Nya. Setelah menyebut para leluhur bangsa Israel dari Abraham hingga Daud, penulis memberi garis keturunan dari Daud melalui Salomo dan seterusnya hingga Yusuf suami Maria. Ayat ini menandai kelanjutan garis keturunan ketentuan nubuat Mesias, menunjukkan bagaimana Tuhan tetap memenuhi janji-Nya melalui garis keturunan manusia.
Inti Makna
Ayat ini menegaskan kesinambungan keluarga dari Elihud ke Eliazar, dari Eliazar ke Mattan, dan dari Mattan ke Yakub. Melalui deretan nama yang tampak biasa ini, Allah menegaskan bahwa tidak ada garis keturunan kecil atau tidak penting dalam rencana-Nya. Setiap generasi yang dicatat menunjukkan bahwa historis manusia dan rencana keselamatan Allah berjalan seiring, meskipun tampak tersembunyi dalam linimasa waktu.
Tiga Tema Utama
Rujukan Terkait
Beberapa bagian Alkitab lain memberi konteks bagi daftar silsilah ini:
Refleksi Praktis
Pertanyaan yang relevan: bagaimana kita menghargai peran generasi sebelumnya dalam iman kita? Mengingat bahwa setiap nama dalam silsilah mewakili orang biasa dengan tantangan hidupnya, kita diajak melihat bagaimana Tuhan memakai ketidaklengkapan manusia untuk mewujudkan rencana-Nya. Kita diajar untuk menempatkan kepercayaan pada Allah yang setia, tidak tergantung pada status atau pengakuan dunia, melainkan pada pemenuhan-Nya melalui karya Kristus.
Inti Penutup
Ayat ini menegaskan kesinambungan garis keturunan yang membawa kita kepada kelahiran Juruselamat. Dalam deretan nama yang tampak sederhana itu tersembunyi kekuatan Allah menggenapi janji-Nya. Silsilah bukan soal ketenaran manusia, melainkan jembatan menuju penggenapan karya keselamatan yang telah dinubuatkan sejak nenek moyang bangsa Israel.
Cuplikan Wawasan dari Bapa-Bapa Penafsir Klasik
Beberapa penafsir klasik menyoroti bahwa daftar ini menegaskan realitas historis Kristus: Yesus lahir dalam garis manusia yang nyata, menjaga kemuliaan-Nya tetap terhubung dengan umat manusia. Pengamatan mereka menekankan kesabaran Allah dalam membangun rencana-Nya melalui setiap generasi. (Quotations: Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke—lihat bagian kutipan di bawah.)
Kutipan Singkat yang Ada
Beberapa frasa ringkas dari penafsir klasik yang relevan: - Henry menekankan bahwa silsilah menunjukkan pemenuhan janji secara bertahap melalui garis manusia. - Barnes menyoroti bagaimana catatan generasi menggarisbawahi kenyataan historis dari kelahiran Mesias. - Clarke menegaskan bahwa setiap nama berperan dalam rencana keselamatan yang luas.
Cross-References
Rujukan silang ini membantu memperkaya pemahaman tanpa menyalin teks penuh: