Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 31:1 Amsal 31:2 Amsal 31:3 Amsal 31:4 Amsal 31:5 Amsal 31:6 Amsal 31:7 Amsal 31:8 Amsal 31:9 Amsal 31:10 Amsal 31:11 Amsal 31:12 Amsal 31:13 Amsal 31:14 Amsal 31:15 Amsal 31:16 Amsal 31:17 Amsal 31:18 Amsal 31:19 Amsal 31:20 Amsal 31:21 Amsal 31:22 Amsal 31:23 Amsal 31:24 Amsal 31:25 Amsal 31:26 Amsal 31:27 Amsal 31:28 Amsal 31:29 Amsal 31:30 Amsal 31:31



Amsal 31:24 (IDN) — Setting dan makna
Ayat ini berada dalam potongan prosa nasihat tentang wanita saleh yang menjaga rumah tangga dan perniagaan keluarganya. Ayat sebelumnya menampilkan kekayaan kerja kerasnya, dan ayat ini menunjukkan salah satu tindakan praktisnya: ia membuat kain khasah untuk diperdagangkan. Penekanan pada kemandirian dan kecakapan bisnis menunjukkan bagaimana karakter kebajikan diekspresikan dalam aktivitas sehari-hari.
Apa yang teks ungkap tentang Allah dan iman
Frasa ini menyoroti bahwa kemahiran dan tanggung jawab di bidang ekonomi adalah bagian dari hikmat takut akan Tuhan. Ketekunan, keuletan, dan kebijaksanaan dalam mengelola sumber daya tidak bertentangan dengan iman; sebaliknya, iman menuntun tindakan praktis yang dapat memberkati keluarga dan komunitas. Allah dipahami sebagai pemelihara pekerjaan kita dan sumber kekuatan untuk melakukan tugas-tugas yang berat dengan integritas.
Istilah penting dan gambaran kunci
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa ayat yang sejalan menyoroti hikmat praktis dan kerja keras wanita: pertama, ajaran kebijaksanaan yang melibatkan tindakan yang teratur dan bertanggung jawab; kedua, nilai perdagangan yang sah sebagai bagian dari kehidupan umat Allah; ketiga, tema ketulusan hati dan kemurnian kerja tangan dalam kehidupan keluarganya.
Cross-reference singkat:
Aplikasi praktis masa kini
Konteks sekarang mengajak pembaca untuk melihat pekerjaan sebagai ladang pelayanan kepada keluarga dan masyarakat. Ketekunan, manajemen sumber daya, dan kewirausahaan yang dilandasi integritas adalah cara mematuhi hikmat Allah dalam keseharian. Dalam keluarga, peran aktif dalam mengelola keuangan dan barang dagangan dengan adil memperkukuh kasih dan kepercayaan antar anggota.
Ringkasan singkat
Amsal 31:24 menegaskan bahwa kebijaksanaan Allah memanifestasikan dirinya melalui kerja keras dan kemampuan praktis seorang istri yang terampil. Kain khasah yang ia buat dan jual melambangkan pemanfaatan bakat untuk kesejahteraan keluarga tanpa mengorbankan integritas iman.
Cuplikan pandangan para penafsir lama menyoroti makna hikmat yang hidup dalam tindakan: pekerjaan yang berlandaskan tanggung jawab adalah bagian dari kebajikan yang Tuhan berkati. Prinsip ini tetap relevan: hikmat tidak hanya berlandaskan ide, tetapi diwujudkan dalam langkah-langkah konkret sehari-hari.