Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 31:1 Amsal 31:2 Amsal 31:3 Amsal 31:4 Amsal 31:5 Amsal 31:6 Amsal 31:7 Amsal 31:8 Amsal 31:9 Amsal 31:10 Amsal 31:11 Amsal 31:12 Amsal 31:13 Amsal 31:14 Amsal 31:15 Amsal 31:16 Amsal 31:17 Amsal 31:18 Amsal 31:19 Amsal 31:20 Amsal 31:21 Amsal 31:22 Amsal 31:23 Amsal 31:24 Amsal 31:25 Amsal 31:26 Amsal 31:27 Amsal 31:28 Amsal 31:29 Amsal 31:30 Amsal 31:31



Amsal 31:14 (IDN) — "Maka adalah ia seperti kapal saudagar, didatangkannya bekalnya dari jauh."
Tidak hanya gambaran tentang kerja keras, tetapi juga kekuatan karakter yang menempatkan orang bijak dan cakap di jalur yang konstruktif. Ayat ini mengilustrasikan sifat seorang wanita terpuji (atau pribadi yang berdiam diri di belakang karya yang berharga) melalui perumpamaan kapal saudagar yang siap berlayar jauh demi memperoleh apa yang diperlukan untuk berkat keluarga dan komunitas.
Pengantar singkat pada konteks kitab Amsal
Amsal 31 menampilkan jenis kebijaksanaan praktis yang menata hidup dengan integritas, kerja keras, dan empati. Ayat 14 berada dalam bagian yang menggambarkan kualitas seorang istri yang takut umat Tuhan, namun simbol kapal saudagar tadi menunjukkan kemampuan untuk melihat jauh ke depan—menetapkan persediaan yang dibutuhkan: makanan, pakaian, dan dukungan bagi keluarga serta orang-orang di sekelilingnya.
Penjelasan ayat
Frasa "seperti kapal saudagar" menekankan mobilitas dan kesiapsediaan. Bekal yang dibawa jauh dari tempat asalnya melambangkan persiapan, perencanaan, dan ketepatan dalam menyediakan hal-hal penting sebelum dibutuhkan. Dalam konteks kebajikan, ini menegaskan bahwa pribadi yang bijak tidak menunda-nunda; ia mempersiapkan diri agar bisa memberi, menolong, dan menopang keluarga maupun komunitas pada masa-masa kekurangan atau kebutuhan.
Pesan utama dan pelajaran rohani
Perbandingan dengan bagian-bagian lain dalam Alkitab
Beberapa bagian menambahkan nuansa serupa tentang persiapan dan kerja keras: - Amsal 6:6-8 menggambarkan inisiatif dan perencanaan, layaknya semut yang menaruh persediaan di musim panas. - 2 Korintus 8:14 menyoroti prinsip keseimbangan antara supplier dan kebutuhan orang lain, sehingga tidak ada kekurangan bagi semua pihak. - Lukas 14:28-30 menekankan pentingnya merencanakan sebelum memulai pekerjaan besar agar semua biaya bisa dipenuhi tanpa beban berlebih.
Aplikasi praktis untuk kehidupan hari ini
Croos-referensi secara singkat
Ref 1: Amsal 21:5 – Rencana yang teratur menghasilkan kemakmuran; ketergesaan menimbulkan kekacauan. Penekanan pada perencanaan yang matang.
Ref 2: Amsal 31:21-22 – Istrinya tidak takut terhadap salju karena keluarganya telah dipersiapkan dengan baik; menyediakan bagi keluarga adalah bagian dari martabatnya. Hubungan antara kesiapan dan welas asih.
Ref 3: Filipi 4:12-13 – Belajar mencukupi diri dalam segala keadaan; sumber daya berasal dari Tuhan yang memberi kekuatan.
Rangkuman
Amsal 31:14 mengingatkan kita bahwa kebajikan hidup terwujud ketika seseorang tidak hanya bekerja dengan tekun, tetapi juga menyiapkan bekal untuk keperluan masa depan keluarga dan komunitas. Seperti kapal saudagar yang berlayar dari pelabuhan jauh, persiapan bijak membuka pintu bagi pelayanan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Quotable dari penafsir terdahulu: Ada pernyataan dari Matthew Henry yang menekankan keuletan dan kehendak baik sebagai inti tindakan istri bijaksana, namun kutipan langsung yang spesifik tidak disertakan dalam teks asli sekarang; ringkasannya menegaskan bahwa pekerjaan keras dan kebijaksanaan hidup berjalan seiring dalam memenuhi kebutuhan keluarga.