Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 3:5 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 3:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sekalian itu akan dibakar oleh anak-anak Harun di atas mezbah, yaitu di atas korban bakaran yang ada di atas kayu dalam api itu, akan persembahan api, suatu bau yang harum bagi Tuhan.
Imamat 3:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 3:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 6:12 (IDN) »
Maka demikianlah api di atas mezbah itu dipeliharakan selalu, supaya jangan ia itu padam; maka pada sebilang pagi imam itu akan membakar kayu di atasnya dan meletakkan korban bakaran di atas kayu itu dan membakar segala lemak korban syukur di atasnya.

Keluaran 29:13 (IDN) »
Dan hendaklah kauambil akan segala lemak yang menudung isi perut dan jala-jala hampedal dan kedua buah punggung dan segala lemak yang ada padanya, lalu dibakarkanlah dia di atas mezbah itu;

1 Petrus 2:5 (IDN) »
maka hendaklah kamu pun, seperti batu yang hidup, dibangunkan menjadi sebuah rumah yang rohani dan imamat yang kudus, supaya mempersembahkan korban rohani, yang berkenan kepada Allah oleh sebab Yesus Kristus.
Tinjauan singkat Imamat 3:5
Ayat ini menyampaikan bagian persembahan damai yang diserahkan oleh umat Israel. Setelah persembahan tersebut disiapkan dan dimasak, para anak-anak Harun akan membakar bagian tertentu di mezbah sebagai aroma yang harum bagi Tuhan. Ayat ini menegaskan bahwa hubungan umat dengan Allah terasa indah ketika persembahan diserahkan dengan ketulusan hati dan ketaatan ibadah.
Ayat dalam konteks pasal
Imamat pasal 3 membahas persembahan damai (korban salam) yang dibawa sebagai bagian dari perjanjian dan pemeliharaan hubungan dengan Allah. Persembahan ini berbeda dari korban penghapus dosa maupun korban bakaran; tujuannya adalah pemeliharaan kedamaian antara Allah dan umat-Nya. Pada bagian ini, unsur keterlibatan imam, persiapan korban, dan pembakaran di mezbah menunjukkan tata cara ibadah yang teratur dan penuh makna.
Pesan utama ayat
Inti ajaran ayat ini adalah bahwa persembahan damai, ketika dipersembahkan dengan itikad benar dan mengikuti ketetapan Tuhan, menghasilkan aroma yang menyenangkan bagi-Nya. Ini menyoroti bahwa ibadah adalah hubungan hidup yang dirasakan Allah melalui tindakan yang disiplin dan penuh hormat, bukan sekadar ritual kosong.
Amanat spiritual yang dipetik
Pengamatan silang dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian yang relevan menyoroti tema aroma yang menyenangkan ketika persembahan diserahkan secara benar:
Aplikasi praktis untuk pembaca masa kini
Pesan inti mengajak imaniah untuk memurnikan motivasi ibadah. Dalam kehidupan modern, hal itu berarti:
2–3 rujukan silang yang relevan
Beberapa bagian terkait dan maknanya singkat:
Kesimpulan
Imamat 3:5 menegaskan bahwa persembahan damai yang diserahkan dengan hati yang tunduk kepada Tuhan adalah aroma yang harum di hadapan-Nya. Nilai inti ibadah adalah hubungan yang hidup dan berkenan di mata Tuhan, lahir dari disiplin, iman, dan kasih kepada sesama. Ketika umat hidup dalam ketaatan seperti itu, ibadah menjadi penyataan damai antara manusia dan Tuhan.
Cuplikan berbahasa asing (untuk rujukan sumber teks publik domain)
Catatan: Tidak ada kutipan panjang dari penafsir publik domain yang digunakan secara langsung di bagian ini. Namun, gaya penalaran mengikuti pola umum karya-karya klasik yang menekankan itikad hati dan tata ibadah yang benar.