Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 3:13 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 3:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan hendaklah ditumpangkannya tangannya kepada kepalanya dan disembelihkannya di hadapan kemah perhimpunan, dan darahnya akan dipercikkan oleh anak-anak Harun kepada mezbah itu keliling.
Imamat 3:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 3:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 3:8 (IDN) »
Dan hendaklah ditumpangkannya tangannya kepada kepala korban itu dan disembelihkannya di hadapan pintu kemah perhimpunan dan darahnya akan dipercikkan oleh anak-anak Harun kepada mezbah itu keliling.

Imamat 3:1 (IDN) »
Arakian, maka jikalau persembahannya suatu korban syukur dan jikalau dipersembahkannya dari pada segala lembu, maka hendaklah ia itu seekor jantan atau seekor betina; maka janganlah ia itu ada celanya apabila dipersembahkannya itu di hadapan hadirat Tuhan.

Yesaya 53:11 (IDN) »
Karena sebab kesukaran jiwanya iapun akan melihatnya dan hatinya akan berpuas; dengan pengajarannya juga hamba-Ku yang benar itu akan membenarkan banyak orang, karena akan ditanggungnya segala dosa mereka itu.
Tinjauan Ringkas tentang Imamat 3:13
Ayat ini muncul dalam rangkaian hukum persembahan damai (korbonet shalom) bagi umat Israel. Persembahan damai melambangkan hubungan damai antara Allah dan umat-Nya, serta bagian supremasi syukur dalam kehidupan bangsa Israel. Pada bagian ini, persembahan dilakukan dengan cara yang sangat teratur: tangan diletakkan di kepala hewan, penyembelihan di hadapan kemah perhimpunan, dan percikan darah ke mezbah oleh para Imam Angkatan Harun. Unsur-unsur ritual ini menegaskan pemusatan hati kepada Allah dan pengakuan bahwa damai yang dipautkan dengan korban berasal dari Allah sendiri.
Ayat dalam konteks pasal
Imamat pasal 3 menjelaskan jenis-jenis persembahan damai untuk berbagai hewan (lembu, kambing, domba) dan tata caranya. Peristiwa penumpangan tangan di kepala hewan menandai partisipasi identitas pelaku dalam korban, sehingga hewan itu menjadi wakil bagi pelakunya. Percikan darah di mezbah menunjukkan bahwa damai itu bersifat sakral dan diterima oleh Allah melalui korban yang didekati dengan tata upacara yang kudus.
Pelajaran rohani utama
Inti spiritual ayat ini ialah bahwa pemerintahan kerohanian umat Allah menuntut partisipasi pribadi dalam kurban yang mengarahkan pada pemulihan hubungan dengan Allah. Perempuan dan laki-laki tidak sekadar mengikuti ritus, melainkan mempercayakan diri kepada kedamaian yang disediakan oleh pembaharuan melalui korban. Persembahan damai menggarisbawahi kasih Allah yang mengundang umat-Nya untuk merayakan pemulihan hubungan, bukan sekadar menebus pelanggaran secara mekanis.
Kaitan dengan bagian lain Alkitab
Secara prinsip, konsep pendamaian melalui korban adalah gambaran awal yang mempersiapkan janji pendamaian total dalam karya-Nya melalui Kristus pada masa Mesias. Meskipun konteksnya adalah upacara lama, makna hubungan dengan Allah, syukur, dan persekutuan tetap relevan bagi iman yang hidup hari ini.
Penerapan praktis bagi pembaca modern
Cross-references singkat
Beberapa bagian Alkitab lain yang relevan melengkapi pemahaman kita:
Penegasan utama: penyelarasan hati dengan Allah melalui tindakan ibadah yang benar menghadirkan damai yang terus berlanjut dalam hidup iman kita.
Rangkuman
Imamat 3:13 menegaskan bahwa persembahan damai adalah wujud persekutuan yang disediakan Allah melalui tata cara tertentu: penumpangan tangan, penyembelihan di hadapan kemah, dan keluarnya darah ke mezbah. Inti rohaninya adalah mengakui identitas diri dalam korban, merayakan pemulihan hubungan dengan Allah, dan hidup dalam ucapan syukur serta damai yang dinyatakan oleh-Nya. Ayat ini menyiapkan landasan bagi pemikiranku tentang bagaimana Allah menuntun umat-Nya menuju hubungan yang lebih dalam dengan-Nya melalui ibadah yang kudus, hingga puncaknya dalam karya keselamatan Kristus.
Quotations from public-domain commentaries (dibutuhkan untuk konteks historis):
Matthew Henry: “The worshipper must lay his hand upon the head of the offering, to own it for himself, and to own his iniquities to be removed by the sacrifice.”
Albert Barnes: “The presiding hand-laying signifies appropriation, and the blood sprinkled by the priests upon the altar declares the acceptance of the offering by God.”
Adam Clarke: “The laying on of the hands is a token of the transfer of the sins and of the offerer's person to the sacrifice for atonement and peace.”