Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 3:3 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 3:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu hendaklah dipersembahkannya kepada Tuhan dari pada korban syukur itu bahagian yang patut dimakan api, yaitu lemak yang menudung isi perut dan segala lemak yang pada isi perut itu.
Imamat 3:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 3:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 29:13 (IDN) »
Dan hendaklah kauambil akan segala lemak yang menudung isi perut dan jala-jala hampedal dan kedua buah punggung dan segala lemak yang ada padanya, lalu dibakarkanlah dia di atas mezbah itu;

Keluaran 29:22 (IDN) »
Setelah itu hendaklah kauambil dari pada domba jantan itu lemaknya dan ekornya dan lemak yang lekat pada isi perut dan jala-jala hampedalnya dan kedua buah punggungnya dengan lemak yang lekat padanya, dan bahunya sebelah kanan, karena inilah domba jantan korban tahbis adanya,

Imamat 4:8 (IDN) »
Maka segala lemak yang pada lembu muda korban karena dosa itu akan diambilnya dari padanya, yaitu lemak yang menudungi isi perut dan segala lemak yang ada pada isi perut itu.
Imamat 3:3 - Persembahan Syukur: Bahagian yang Dimakan Api
Ayat ini berada dalam bagian hukum persembahan damai (korban syukur) yang dibebaskan daripada ritual tertentu, namun tetap mengikuti pola yang jelas: bagian tertentu dipakai untuk api sebagai bagian yang diolah bagi Tuhan, sementara bagian lain boleh dimakan umat. Penekanannya adalah penghimbauan pada ketulusan syukur kepada TUHAN yang dinyatakan lewat pembagian bagian korban yang telah ditentukan.
1) Gambaran singkat pasal ini dalam konteks Imamat
Imamat memberi panduan mengenai bagaimana korban damai dipersembahkan: sebagian dibakar di altar, sebagian boleh dimakan oleh pelaku korban bersama anggota keluarganya, dan sebagian lagi diserahkan kepada imam. Ayat 3 menegaskan bagian yang patut dimakan api—yakni lemak yang menudung isi perut serta lemak isi perut—yang dihadapkan sebagai bagian korban yang dipersembahkan dengan nyala api bagi TUHAN. Secara simbolis, unsur yang dibakar menunjukkan hulu persembahan sebagai pujian dan pengakuan kepada Allah; bagian yang tersisa tetap berhubungan dengan umat yang beribadah dalam persekutuan mereka dengan Allah.
2) Pembelajaran utama ayat ini
Inti spiritualnya adalah penumpuan kasih syukur umat kepada Allah dengan mempersembahkan bagian tertentu yang secara khusus dipersembahkan melalui api. Walau yang dibakar adalah bagian lemak yang menudung isi perut, hal itu menegaskan bahwa Tuhan menerima pusat-pusat kasih yang paling berharga dalam persembahan, bukan sekadar ritus luaran. Dalam konteks damai, umat tetap punya bagian dalam persekutuan ibadah, menunjukkan kelimpahan kasih Allah yang memayungi keluarga dan komunitas mereka.
3) Perbandingan singkat dengan bacaan terkait
4) Aplikasi praktis bagi masa kini
Bagian yang dipersembahkan lewat api mengingatkan kita bahwa ibadah tidak hanya soal niat hati, tetapi juga tindakan nyata yang menegaskan persekutuan dengan Tuhan. Dalam konteks kekristenan kontemporer, kita bisa melihat prinsip serupa dalam ibadah syukur, layanan gereja, dan pemberian yang mencerminkan syukur kepada Allah atas berkat-Nya. Bahkan ketika bagian material tertentu adalah simbolik, inti pesannya tetap: Tuhan diberi tempat pertama dalam hidup kita, dan syukur kita menuntun kita untuk hidup dalam persekutuan yang benar dengan-Nya dan sesama.
5) Tinjauan singkat silang teks
Beberapa kolaborasi tema dapat dilihat pada ayat-ayat yang menekankan koridor persekutuan dan pembagian bagian korban. Dalam semua itu, fokusnya tetap pada bagaimana kita menanggapi kasih Allah dengan tindakan ibadah yang konkret dan hidup, bukan hanya ritual kosong.
6) Ringkasan
Imamat 3:3 menyatakan bahwa bagian tertentu dari korban syukur adalah bagian yang dipersembahkan melalui api bagi Allah. Ayat ini menegaskan hubungan antara persembahan, persekutuan, dan syukur kepada Tuhan, mengingatkan dunia iman akan pentingnya tindakan nyata sebagai cerminan hati yang berpegang pada Tuhan.
Cross-references singkat
Kutipan terkait tidak disertakan sebagai kutipan penuh, namun merujuk pada pola yang sama: persekutuan yang dibentuk melalui persembahan, bagian yang dipakai untuk Tuhan, dan bagian yang dinikmati dalam persekutuan umat dengan imam.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke hanya disebut jika ada; tidak ada kutipan lengkung yang disertakan di sini.