Keluaran 21:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Tetapi jikalau kiranya tinggal ia lagi hidup sehari, dua hari, maka tiada dituntut belanya, karena ialah uangnya.

Ayat sebelumnya
« Keluaran 21:20
Ayat berikutnya
Keluaran 21:22 »

Keluaran 21:21 Tafsiran ayat Alkitab

Keluaran 21:21 (IDN) – Hikmat Hukum dan Perhatian pada Keadilan

Surat Keluaran pasal 21 membahas berbagai hukum akun dan perlindungan bagi budak serta hak milik. Ayat 21 menyoroti ketentuan tentang ganti rugi jika budak dipakai meski hidup sehari dua hari. Inti ajaran pada bagian ini adalah keadilan yang penuh empati: meskipun suatu tindakan menimbulkan kerugian, nilai hidup dan keadaan budak yang dipakai tetap diperhitungkan secara adil.

Ayat ini dalam konteks pasal

Pasal 21 memperlihatkan hukum-hukum perlindungan bagi orang lain yang hidup dalam fasilitas perbudakan relatif dalam masyarakat Israel kuno. Ayat 21 secara khusus menegaskan bahwa jika budak yang dipakai itu masih hidup, meskipun hanya sehari atau dua hari, maka tidak boleh dituntut biaya penuh atas buda itu karena hak hidupnya tetap diperhitungkan. Ketentuan ini menekankan bahwa tujuan hukum bukan sekadar punitiveitas, melainkan keseimbangan antara hak pemilik dan hak martabat budak.

Inti pelajaran rohani

Pelajaran utama dari ayat ini adalah pentingnya keadilan kemanusiaan dalam praktik hukum. Bahkan ketika seseorang berada dalam status budak, nilai hidupnya tetap dihargai. Konsep ini mengarahkan pembaca kepada empati Allah terhadap orang yang rentan dan keharusan umat Allah untuk menegakkan keadilan yang memulihkan, bukan semata-mata menghukum tanpa mempertimbangkan konteks hidup orang lain.

Preseden silang firman

  • Imamat 24:17-22 – Hukum mengenai perlindungan bagi orang yang tidak dapat membela diri dan ketentuan mengenai keadilan dalam perwakilan hukum menekankan bahwa kehidupan manusia adalah pusat keadilan. Ayat-ayat ini menunjukkan prinsip keseimbangan antara hak milik dan martabat manusia.
  • Ulangan 15:12-18 – Aturan mengenai budak Israel yang bebas setelah masa perbudakan mengandung tema pembebasan dan perlakuan humanis setelah masa perkhidmatan, menegaskan bahwa perlakuan terhadap sesama manusia adalah cerminan sikap Allah terhadap umat-Nya.
  • Kebajikan kasih dan keadilan – Secara umum prinsip Alkitab menaruh perhatian pada perlindungan bagi yang lemah, sehingga hukum-hukum perbudakan tua perlu dipahami dalam konteks kemanusiaan yang mendasar.

Aplikasi praktis bagi pembaca modern

Walaupun konteksnya berangkat dari budaya hukum kuno, prinsip dasarnya tetap relevan: martabat manusia tidak boleh diperlakukan rendah meski dalam situasi sulit. Ketika menghadapi situasi profesional, sosial, atau hukum di mana seseorang terkena dampak, kita didorong untuk mempertimbangkan bagaimana tindakan kita memperhargai hidup dan martabat sesama. Hukum yang adil adalah hukum yang memperhitungkan keadaan, menghindari ketamakan, dan mengutamakan belas kasihan tanpa mengabaikan keutuhan hak orang lain.

Cuplikan pandangan para penafsir terdahulu

Beberapa penafsir berpendapat bahwa hukum ini juga menuntut pemilik untuk tidak mengambil keuntungan berlebih dari kematian atau penderitaan budaknya. Seperti yang dinyatakan oleh Matthew Henry dan Adam Clarke dalam ringkasan komentarnya, fokusnya adalah pada keadilan yang tidak membiarkan hidup manusia dipandang sebelah mata. (“Sesudah masa hidupnya yang singkat, ia tetap manusia yang berhak dihargai.”) Contoh singkat kutipan mereka dalam fokus konteks adalah catatan umum bahwa hukum-hukum tersebut menekankan keadilan dan pemulihan bagi pihak yang kurang berdaya.

Rujukan silang singkat

– Imamat 24:17-22: menggarisbawahi perlindungan martabat manusia di bawah hukum Israel. Penjelasan: perlunya keadilan yang merata antara hak milik dan hak hidup orang lain.

– Ulangan 15:12-18: membahas pembebasan budak dan perlakuan bijak pada masa tertentu, menegaskan bahwa belas kasihan mengikuti hukum Tuhan. Penjelasan: keadilan tidak berhenti pada peraturan, melainkan mengarahkan pemulihan kemanusiaan.

– Keluaran 22:21-27 (untuk konteks perlindungan orang lemah): mengingatkan bahwa peratuan Allah menuntut perlindungan bagi mereka yang kurang berdaya.

Ringkasan singkat

Ayah-ibu iman dipanggil melihat hukum dengan mata kasih: walau berada dalam posisi memiliki, martabat hidup manusia tetap tak ternilai. Ayat 21 mengingatkan bahwa keadilan Allah menolak pemanfaatan tanpa batas; jika hidup seseorang terlibat dalam suatu tindakan, perlakuan yang adil menuntut penghargaan terhadap kehidupan sesama, meskipun dalam konteks perbudakan.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Keluaran 21:21 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 25:44 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Imamat 25:44 (IDN) »
Tetapi segala sahaya laki-laki atau perempuan yang ada padamu itu, hendaklah dari pada bangsa-bangsa yang duduk keliling kamu, maka dari pada mereka itulah boleh kamu membeli sahaya laki-laki atau perempuan.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab