Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Keluaran 1 Keluaran 2 Keluaran 3 Keluaran 4 Keluaran 5 Keluaran 6 Keluaran 7 Keluaran 8 Keluaran 9 Keluaran 10 Keluaran 11 Keluaran 12 Keluaran 13 Keluaran 14 Keluaran 15 Keluaran 16 Keluaran 17 Keluaran 18 Keluaran 19 Keluaran 20 Keluaran 21 Keluaran 22 Keluaran 23 Keluaran 24 Keluaran 25 Keluaran 26 Keluaran 27 Keluaran 28 Keluaran 29 Keluaran 30 Keluaran 31 Keluaran 32 Keluaran 33 Keluaran 34 Keluaran 35 Keluaran 36 Keluaran 37 Keluaran 38 Keluaran 39 Keluaran 40Verse
Keluaran 21:1 Keluaran 21:2 Keluaran 21:3 Keluaran 21:4 Keluaran 21:5 Keluaran 21:6 Keluaran 21:7 Keluaran 21:8 Keluaran 21:9 Keluaran 21:10 Keluaran 21:11 Keluaran 21:12 Keluaran 21:13 Keluaran 21:14 Keluaran 21:15 Keluaran 21:16 Keluaran 21:17 Keluaran 21:18 Keluaran 21:19 Keluaran 21:20 Keluaran 21:21 Keluaran 21:22 Keluaran 21:23 Keluaran 21:24 Keluaran 21:25 Keluaran 21:26 Keluaran 21:27 Keluaran 21:28 Keluaran 21:29 Keluaran 21:30 Keluaran 21:31 Keluaran 21:32 Keluaran 21:33 Keluaran 21:34 Keluaran 21:35 Keluaran 21:36



Keluaran 21:17 (IDN) — Mengutuki Orang Tua
Ringkasan pembaca: Keluaran 21:17 menegaskan bahwa menghujat orang tua adalah pelanggaran serius. Ayat ini menempatkan hak kehormatan kepada orang tua sebagai bagian penting dari hukum umat Israel dan menunjukkan bahwa tindakan menghina terhadap orang tua berdampak pada kedudukan pribadi di hadapan Allah serta anggota komunitas. Ayat ini berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab relasional, kehormatan, dan adanya konsekuensi hukum bagi pelanggaran titah tersebut.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 21 dalam Keluaran berfokus pada hukum-hukum sosial dan moral yang mengatur kehidupan sehari-hari komunitas Israel. Ayat ini muncul di bagian yang menekankan kehormatan terhadap orang tua sebagai bagian dari hubungan manusia dengan Allah. Ketika YHWH memerintah mengenai perlakuan terhadap orang tua, fokusnya adalah pada struktur keluarga dan kehormatan yang seharusnya melekat pada generasi yang memikul tanggung jawab dan penerus budaya iman Israel.
Inti pelajaran rohani
Inti ajaran ayat ini adalah penghormatan kepada orang tua sebagai bagian dari disiplin hidup yang benar di hadapan Allah. Mengutuki orang tua tidak sekadar tindakan tidak sopan, melainkan menyiratkan penolakan terhadap otoritas yang Allah tetapkan dan berpotensi merusak fondasi iman keluarga serta masyarakat. Penghormatan kepada orang tua mengungkapkan solidaritas keluarga, kehormatan bagi pewaris iman, dan ketaatan pada kehendak Allah yang mengatur relasi antarsesama.
Renungan dari sumber terdahulu (keutuhan pandangan klasik)
Para komentator gereja seorang demi seorang menyoroti aspek kedalaman relasional ini. Mereka menekankan bahwa larangan mengutuki orang tua menekankan martabat manusia sebagai citra Allah, dan bahwa otoritas orang tua bukan sekadar hak pribadi melainkan mandat ilahi untuk mendidik dan membangun karakter anak. Beberapa catatan klasik menyoroti bahwa pelanggaran semacam ini mengaburkan garis antara hormat kepada Allah dan cinta kasih keluarga, sehingga dampaknya dirasa luas dalam komunitas.
Catatan singkat: menurut para komentator lama, tindakan menghujat orang tua membawa konsekuensi serius bagi kesejahteraan bersama dan mencerminkan sikap hati yang perlu diubahkan oleh umat percaya.
Rujukan silang yang relevan
Pemahaman silang ini membantu melihat struktur hubungan: hormat kepada orang tua mencerminkan respek terhadap otoritas ilahi yang mengatur tatanan keluarga dan komunitas iman.
Aplikasi praktis untuk pembaca modern
Penutup: ringkasan inti
Keluaran 21:17 menegaskan bahwa menghujat orang tua adalah pelanggaran serius yang menyentuh otoritas ilahi dan struktur keluarga. Pesan ini mengajak umat percaya untuk merawat relasi kekeluargaan dengan hormat, menjaga citra iman, dan memahami dampak rohani dari tindakan terhadap orang tua. Ketika relasi keluarga dijaga dengan hormat, nilai-nilai Allah tercermin dalam kehidupan sehari-hari umat-Nya dan memantapkan komunitas dalam kebenaran.
Catatan editorial
Quotations (singkat) dari para komentator klasik yang relevan:
Matthew Henry: "The respect due to parents is an obligation of nature and of grace." (parafrase ringkas untuk konteks Indonesia; tidak menyalin kata per kata) Catatan: tidak menampilkan kutipan panjang penuh.
Albert Barnes dan Adam Clarke: pandangan umum menekankan pentingnya hormat kepada orang tua sebagai bagian dari ketaatan kepada Allah; fokus mereka adalah pada dampak hubungan keluarga terhadap kehidupan iman. Jika ada kutipan pendek yang tersedia dalam sumber publik domain, akan dicantumkan secara terbatas di atas.