Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 5:13 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 5:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Pipinya seperti petak pokok rempah-rempah, bagaikan bukit yang harum baunya, bibirnya bagaikan bunga bakung, yang bertitik-titik minyak mur.
Kidung Agung 5:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 5:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kidung Agung 1:10 (IDN) »
Bahwa manislah pipimu dengan utas mutiara dan lehermu dengan kalung merjan.

Kidung Agung 6:2 (IDN) »
Bahwa kekasihku sudah pergi ke tamannya, ke petak-petak pokok yang harum baunya, hendak berjalan-jalan dalam taman itu sambil memungut bunga bakung.

Kidung Agung 5:13 (IDN) — Untaian Makna dan Aplikasi
Dalam konteks Kidung Agung, ayat ini berada dalam pujian yang lembut terhadap keindahan pasang-pasarkan. Pujian tersebut menggambarkan kekasih sebagai sosok yang menyejukkan dan memikat lewat aroma, kemerduan, dan pesona fisiknya. Ayat ini memusatkan perhatian pada unsur keindahan yang terhubung dengan sensori manusia: pancaindra penglihatan (pipi, bukit aromatik) dan pendengaran/indera mulut melalui bibir yang indah. Gambaran parfum dan minyak menambah nuansa kemewahan dan kasih yang intim di antara suami-istri.
Makna pokok
Ayat ini menegaskan bahwa keindahan fisik kekasih dirayakan sebagai bagian dari hubungan yang penuh kehidupan. Pipi yang “seperti petak pokok rempah-rempah” dan bibir yang “bagaikan bunga bakung” membentuk gambaran sensori yang kaya: keharuman, kemurnian, dan kemesraan. Minyak mur pada bibir menegaskan aspek kemewahan, perawatan, dan kenyamanan dalam hubungan. Secara teologis, puji-pujian semacam ini menekankan bahwa kasih yang tulus memancar melalui keindahan ciptaan Tuhan yang dinyatakan dalam pasangan manusia.
Tema-tema utama
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat: Ayat-ayat silang ini menegaskan bahwa keindahan fisik pasangan dan keharuman menjadi bagian dari ekspresi kasih yang diberkati Tuhan, serta mengundang respons syukur pada kemanusiaan dan penciptaan-Nya.
Refleksi praktis
Dalam kehidupan rumah tangga, ajaran ini mengingatkan kita untuk menilai keindahan dengan kedalaman hormat. Merayakan keindahan pasangan secara sehat menguatkan ikatan, meningkatkan penghargaan, dan menumbuhkan saling merawat. Fokus pada kualitas batin—kasih, kesetiaan, dan perhatian—sekaligus melengkapi apresiasi terhadap keindahan luar.
Ringkasan singkat
Kidung Agung 5:13 mengungkapkan keindahan pasangan yang dipresentasikan dengan unsur aroma dan kemewahan. Gambaran ini menekankan kasih yang hangat, intim, dan penuh hormat, sebagai bagian dari eksistensi pernikahan yang diberkati Allah.
Catatan editorial: Kutipan singkat dari para komentator lama yang relevan dapat ditemukan dalam diskusi umum tentang Kidung Agung, dengan fokus pada gambaran keseharian kasih yang kaya simbolisme. (Tidak menampilkan kutipan teks lengkap demi kesesuaian hak cipta publik domain; kutipan spesifik dapat dirujuk lewat karya-karya klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke bila diperlukan.)