Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 5:14 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 5:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tangannya pakai cincin-cincin emas yang bertatahkan permata cempaka; pinggangnya bagaikan perbuatan gading, bersendi-sendikan permata nilam.
Kidung Agung 5:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 5:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 24:10 (IDN) »
Maka kelihatanlah kepada mereka itu Allah Israel, maka di bawah kakinya adalah sesuatu, seakan-akan dari pada batu nilam perbuatannya, rupanya bagaikan langit apabila terang cuaca adanya.

Yesaya 54:11 (IDN) »
Hai engkau yang teraniaya dan terhambat oleh ribut dan yang tiada terhiburkan! bahwasanya Aku akan mematutkan segala batumu dengan indahnya dan mengalaskan dikau di atas permata nilam;

Keluaran 39:13 (IDN) »
Dan jajar yang keempat itu dari pada sebiji permata firuzah dan sebiji permata unam dan sebiji permata yasyib, berikatkan emas dalam pertatahannya.
Kidung Agung 5:14 (IDN)
Ayat ini berada dalam konteks dialog pengantin wanita yang menantikan suaminya, dan kemudian memuji keindahan fisik serta kemewahan dalam ungkapan metaforis kemesraan yang dijalin dengan hiasan-hiasan indah. Ungkapan bunga emas dengan permata cempaka, pinggang seperti gading bersendi-sendi permata nilam menggambarkan kemewahan, kecantikan, dan kehormatan yang melekat pada pasangan suami-istri dalam hubungan kasih yang unik.
Taji makna utama
Pandangan ini menonjolkan bagaimana kekayaan dan keindahan tidak dilepaskan dari konteks kasih, keintiman, dan saling menghormati. Hiasan tubuh diumpamakan sebagai tanda kedalaman hubungan—bukan sekadar kemewahan duniawi, melainkan kilau kasih yang meneguhkan ikatan pernikahan.
Tema utama
Rujukan silang yang relevan
Beberapa pasal lain yang menekankan keindahan kemesraan simbolik dalam Kidung Agung membantu memperkaya pemahaman ini:
Penekanan utama adalah pada bagaimana keindahan fisik dan kemewahan disatukan dengan ketaatan dan kasih yang berakar pada hubungan yang kudus.
Interpretasi praktis
Pembaca bisa mengambil pelajaran bahwa kecantikan dan kemewahan tidak menutupi tanggung jawab moral dan kasih. Dalam rumah tangga, hiasan luar sebaiknya merefleksikan kemurnian niat dan penghormatan satu sama lain. Nilai-nilai seperti setia, saling menghormati, dan menjaga keintiman rohani lebih penting daripada kemewahan material semata.
Refleksi singkat
Ayat ini mengajak kita melihat keindahan pernikahan sebagai panggung di mana keaslian kasih berkilau melalui tindakan sehari-hari: mendukung satu sama lain, menghargai satu sama lain, dan menjaga kehormatan pasangan di hadapan Allah.
Gagasan penutup
Kidung Agung 5:14 menampilkan gambaran супруг yang sangat terpesona oleh keindahan pasangan. Namun, keindahan itu hanya berarti jika terjalin dalam kasih, komitmen, dan penghormatan yang kuat. Hiasan-hiasan emas dan permata adalah metafora untuk kemuliaan hubungan yang tumbuh dari kasih setia.