Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 5:15 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 5:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Betisnya bagaikan tiang batu marmar yang beralaskan emas tulen. Sikapnya bagaikan Libanon, terpilih seperti pohon araz.
Kidung Agung 5:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 5:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Raja-raja 4:33 (IDN) »
Dan lagi disuratkan baginda akan hal tabiat segala pohon kayu, dari pada pohon araz yang di atas Libanon datang kepada pokok zufa yang bertumbuh pada pagar tembok; dan lagi disuratkan baginda akan hal tabiat segala binatang yang berkaki empat dan segala unggas dan segala binatang yang melata dan segala ikan.

Keluaran 26:19 (IDN) »
Dan lagi hendaklah kauperbuat empat puluh buah kaki perak di bawah dua puluh batang jenang itu, dua buah kaki pada sebatang jenang dengan dua pemegangannya; dan dua buah kaki pada jenang yang lain dengan dua pemegangannya.

Hakim-hakim 13:6 (IDN) »
Hata, maka masuklah perempuan itu memberitahu lakinya, katanya: Bahwa telah datang kepadaku seorang suruhan Allah, rupanya seperti rupa Malaekat Allah, amat hebat, maka tiada kutanya akan dia dari mana datangnya, dan iapun tiada memberi tahu namanya kepadaku,
Kidung Agung 5:15 (IDN) — Gambaran Keindahan dan Kekuatan
Setting segera: Kidung Agung 5 berisi dialog tentang kekaguman sang mempelai atas kecantikan pasangannya. Ayat 15 menyoroti bagian tubuh dan sikapnya dengan gambaran yang kuat: bagaikan tiang batu marmar beralaskan emas tulen, sikapnya bagaikan Libanon, terpilih seperti pohon araz. Makna keseluruhan ayat ini menekankan kemuliaan, kemurnian, dan kekuatan pribadi pasangannya, serta kehormatan yang diberikan kepada sosok itu dalam pemandangan pernikahan rohani yang diramu dengan bahasa puitis.
Makna teologis dan iman
Ayat ini menekankan nilai kemurnian dan keluhuran pribadi yang dinyatakan melalui gambaran fisik dan karakter. Pada tingkat teologis, pujian ini menyoroti bagaimana hubungan kasih antara dua pihak mencerminkan kedalaman kasih Allah terhadap umat-Nya: sesuatu yang leluhur kita renungkan sebagai metafora tentang kemurnian dan kekuatan yang berasal dari iman yang teruji.
Istilah dan gambaran utama
Pendampingan dengan penafsir terkenal
Penafsiran klasik menyoroti pujian ini sebagai refleksi kasih yang murni, mengundang pembaca untuk melihat bagaimana keindahan dan kebajikan terjalin dalam hubungan yang dipersembahkan kepada Allah. Beberapa penulis gereja tua menekankan bahwa metafora ini juga mengacu pada kemuliaan Mesias dan umat-Nya yang dipatutkan dalam hubungan perjanjian. Dalam tradisi tafsiran publik domain, ada kecenderungan melihat gambar-gambar ini sebagai gambaran kehormatan dan kesetiaan yang layak diberikan kepada pasangan yang setia kepada Allah dan satu sama lain.
Cuplikan pandangan singkat para komentator (tanpa kutipan penuh)
Beberapa komentator menyoroti: kemurnian fisik yang terberkati oleh nilai rohani; kestabilan dan kemakmuran batin yang terpancar melalui karakter; serta keterpilihan sebagai tanda hubungan yang diberkati dan kekal. Gagasan ini membimbing pembaca untuk menilai keindahan tidak hanya pada penampilan, tetapi juga pada integritas hati dan niat yang setia.
Cross-references dan hubungan Alkitabiah
Beberapa rujukan relevan untuk memahami tema kemuliaan, kekuatan, dan keindahan dalam konteks hubungan rohani:
Pembaca dapat melihat bagaimana teks ini mengajak kita menimbang kemuliaan dalam hubungan melalui kualitas batin yang teruji, serta bagaimana gambaran kekuatan dan kehormatan menegaskan kemurnian hubungan yang dipersembahkan kepada Allah.
Aplikasi praktis untuk masa kini
Kesimpulan: ayat ini memuji kemurnian dan kekuatan yang saling melengkapi dalam hubungan yang diberkati. Keindahan hakiki terletak pada integritas hati, keteguhan sikap, dan kesetiaan kepada Allah serta sesama.
Catatan penelusuran: bagian ini mengingatkan kita bahwa kemuliaan yang dinyatakan di sini berakar pada realitas rohani yang lebih besar—hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama yang menuntun pada hidup yang berkenan di hadapan-Nya.