Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 5:10 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 5:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa kekasihku itu putih dengan merah, cahayanya meliputi orang beribu laksa!
Kidung Agung 5:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 5:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 45:2 (IDN) »
(45-3) Bahwa keadaanmu terelok dari pada segala anak Adam, pengasihan adalah tercurah pada bibirmu, sebab itu diberkati Allah akan dikau pada selama-lamanya.

Filipi 2:9 (IDN) »
Sebab itulah juga Allah sangat meninggikan Dia dan menganugerahkan Dia suatu nama yang di atas segala nama,

Mazmur 45:17 (IDN) »
(45-18) Bahwa aku akan memasyhurkan namamu turun-temurun; sebab itu segala bangsa akan memuji engkau pada kekal selama-lamanya!
Makna Ringkas (Kidung Agung 5:10)
Ayat ini menggambarkan kekasih istri sebagai sosok yang sangat memikat: putihnya putih, jerih-merahnya, dan cahayanya yang meliputi banyak orang. Gambaran ini menekankan keindahan, kemurnian, dan kilau kemuliaan sang kekasih sehingga memancarkan daya tarik bagi orang banyak.
Latar Konteks
Kidung Agung adalah puisi kasih antara dua kekasih, dengan nuansa puitis yang kaya simbol. Pasal ini berada dalam bagian dialog antara Sang Gadis dan Kekasihnya, menonjolkan pengalaman pribadi mereka di antara keindahan alam dan suasana pesta pernikahan. Frasa putih-merah sering dipakai dalam literatur religius untuk melambangkan kemurnian dan kehangatan kasih; “cahaya meliputi orang beribu laksa” mengakui pengaruh kekasih terhadap banyak orang sebagai sumber kehangatan dan daya tarik yang meluas.
Observasi Interpretatif
Inti Teologis dan Spiritualitas
Meskipun puisi ini menggunakan bahasa metaforis, inti pesan ialah kasih yang memancar dengan kemurnian dan kehangatan. Dalam konteks Ibrani, warna-warna itu menegaskan keaslian hubungan yang damai dan menarik perhatian orang banyak pada keindahan cinta yang suci.
Bagian-Penting yang Perlu Diperhatikan
Cross-References Ringkas
Penjelasan singkat: rujukan-rujukan tersebut membantu membingkai bagaimana cahaya, kemurnian, dan kasih yang memancar bekerja sebagai metafora hubungan hidup dengan Allah dan sesama.
Pelajaran Praktis yang Ringkas
Referensi Pendapat Terkait (singkat)
Ringkasan para komentator publik domain—sedikit kutipan terperinci disertakan bila ada:
Ada bagian komentar yang menekankan bahwa gambaran warna menunjukkan kemurnian dan kehangatan kasih yang melampaui diri sendiri, memancarkan pengaruh bagi orang lain. (Kutipan singkat dari karya Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dapat ditemukan dalam catatan-komentar mereka terkait iman dan kasih dalam konteks puisi kasih, tanpa menyalin teks panjang.)
Total Pesan
Ayat ini menegaskan bahwa kekasih diberi julukan yang sangat indah dan memancarkan sinar kasih yang memikat banyak orang, menegaskan kehadiran kasih yang murni dan menghangatkan di tengah komunitas.