Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 4:7 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 4:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Elok sekali engkau, hai adinda! dan barang suatu celapun tiada padamu.
Kidung Agung 4:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 4:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kidung Agung 1:15 (IDN) »
Bagaimana elokmu, hai adinda! bagaimana elokmu, dan matamu seperti burung merpati.

2 Petrus 3:14 (IDN) »
Sebab itu, hai kekasihku, sedang kamu menantikan segala perkara itu, berusahalah supaya kamu didapati dengan sejahtera, dan dengan tiada bercacat dan tiada bercela pada pemandangan Tuhan.

Kolose 1:22 (IDN) »
tetapi sekarang Ia telah memperdamaikan kamu dengan jalan mati-Nya di dalam tubuh-Nya yang binasa, membawa kamu suci, dan tiada bercacat dan cela ke hadirat Allah,
Kidung Agung 4:7 (IDN)
Overview: Ayat ini adalah bagian dari dialog puitis antara pengantin pria dan pengantin wanita, yang menyoroti keindahan batin dan kesempurnaan sang kekasih. Dalam bahasa kiasan, ujian kasih diwujudkan sebagai keindahan yang sempurna tanpa cacat. Ayat ini mengajak pembaca untuk melihat keutuhan yang menandai hubungan yang diberkati melalui kasih ekstrim yang menolak noda.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Kidung Agung pasal 4, puisi memusatkan perhatian pada keindahan fisik dan rohani sang pasangan sebagai gambaran kasih yang saling mengagumi. Ayat 7, secara ringkas, menyatakan bahwa kekasih tampak begitu elok dan tidak ada cacat pada dirinya. Suasananya menyiratkan penerimaan penuh dan penyempurnaan melalui kasih Tuhan yang bekerja dalam hubungan manusia.
Pelajaran rohani utama
Rujukan silang yang relevan
Beberapa bagian Alkitab yang menyorot tema serupa antara lain:
Penjelasan singkat: Ketiga referensi ini menekankan bahwa keindahan sejati muncul dari integritas, komitmen, dan pembaruan rohani yang menyertai hubungan, bukan sekadar pesona luar.
Interpretasi historis dan pola bahasa
Frasa elok sekali engkau menggambarkan seseorang yang tampak sempurna di hadapan pasangannya. Dalam budaya Pada masa itu, kemurnian dan keutuhan menjadi ukuran utama kecantikan seorang wanita. Perhatikan bahwa metafora dialekkan lewat citraan kekudusan dan kepantasan hati, bukan sekadar puji-pujian fisik semata.
Aplikasi praktis
Bagaimana kita dapat menerapkan ayat ini hari ini?
Catatan editorial
Beberapa komentator percaya bahwa Kidung Agung menggunakan bahasa kiasan tentang hubungan manusia untuk menggambarkan hubungan antara umat Allah dan Tuhan. Dalam konteks pernikahan manusia, ayat ini menyingkapkan ideal kasih yang saling melengkapi dan memantapkan satu sama lain dalam kejujuran hati. Jika ada penekanan dari penafsir klasik, mereka menyoroti bahwa kecantikan sejati terpancar karena hidup dalam ketaatan dan kasih.
Ringkasan
Ayat 7 menyampaikan gambaran keindahan tak bercela yang disaksikan melalui kasih yang murni dan penerimaan penuh. Dalam konteks Kidung Agung, hal ini merujuk pada saling menghormati, menjaga kekudusan, dan memupuk hubungan yang berakar pada kasih Allah. Refleksikan keindahan batin pasangan sebagai cerminan kemurnian hati dan komitmen yang setia.