Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Petrus 3:14 Tafsiran ayat Alkitab
2 Petrus 3:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sebab itu, hai kekasihku, sedang kamu menantikan segala perkara itu, berusahalah supaya kamu didapati dengan sejahtera, dan dengan tiada bercacat dan tiada bercela pada pemandangan Tuhan.
2 Petrus 3:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Petrus 3:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Tesalonika 5:23 (IDN) »
Maka Allah sendiri, yang pohon sejahtera itu, menguduskan kiranya kamu dengan sempurnanya; dan segenap roh dan nyawa dan tubuh kamu terpelihara dengan tiada bercacat cela pada masa kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

1 Tesalonika 3:13 (IDN) »
supaya Ia meneguhkan hatimu di dalam keadaan yang suci dengan tiada bercacat cela di hadirat Allah, yaitu Bapa kita, pada masa kedatangan Tuhan kita Yesus beserta dengan segala orang suci-Nya.

Filipi 1:10 (IDN) »
sehingga kamu dapat menguji yang mana terutama, supaya kamu menjadi suci dan tiada bersalah sehingga sampai kepada Hari Kristus,
2 Petrus 3:14 (IDN)
Impak langsung ayat ini muncul dalam konteks kedatangan Tuhan yang menunggu umat-Nya dengan sabar dan berharap. Petrus menasihatkan para kekasih percaya untuk menaruh perhatian serius pada hidup yang saleh saat mereka menantikan kepastian Tuhan. Ayat ini menekankan keselarasan antara harapan tegas akan kedatangan Kristus dan tindakan nyata berupa hidup sejahtera tanpa bercacat pada pemandangan Tuhan.
Tetapi apa makna inti ayat ini?
Secara inti, Petrus mendorong para pengikut Kristus untuk berusaha hidup dengan sejahtera dan tanpa cela di hadapan Tuhan yang akan datang. Amanat ini bukan sekadar menilai moralitas manusia, melainkan menyerukan transformasi hati yang memaruti tindakan sehari-hari, agar terlihat jelas bahwa iman itu bekerja melalui kasih dan ketaatan.
Penjelasan kata dan gambar penting
Rangkaian pemikiran dari sumber-sumber terkemuka (ringkas)
Pandangan para komentator berpendapat bahwa kedatangan Tuhan mengandalkan hidup yang konsisten dengan iman yang telah diterima. Hidup saleh mencerminkan perubahan batin yang nyata, bukan sekadar upaya lahiriah. Bahkan, para pengikut diajak melihat bahwa kedatangan Tuhan adalah puncak dari sabar-Nya dan ujian terhadap ketekunan umat-Nya dalam menjunjung kebenaran.
Hubungan dengan bagian terkait
Beberapa referensi terkait memuat tema serupa:
Aplikasi praktis untuk kehidupan hari ini
1) Tetap menantikan kedatangan Tuhan dengan fokus pada transformasi nyata dalam perilaku. 2) Jalankan hidup berintegritas di tempat kerja, keluarga, dan jemaat, sehingga tidak ada cela dalam hubungan dengan sesama. 3) Rawat hubungan pribadi dengan Tuhan melalui doa, meditasi Firman, dan ketaatan yang konsisten, sebab pandangan-Nya menilai hati lebih dulu sebelum tindakan luar.
Catatan singkat dari karya para komentator terdahulu
Ringkasan dari karya-karya klasik menegaskan bahwa “sejahtera” yang dimaksud mencakup kedamaian batin dan kejujuran hidup yang terlihat. Mereka menekankan bahwa ujian kedatangan Tuhan menuntut kesediaan untuk hidup yang tidak berkompromi dengan prinsip moral Kristiani.
Kaitan Alkitab (cross-references)
1) Yakobus 1:4 — ketekunan menghasilkan kematangan; hubungan dengan kesan hidup tanpa bercacat. 2) 1 Yohanes 3:3 — pengharapan Kristus memicu hidup kudus. 3) Filipi 1:9-11 — peningkatan kasih dengan pengertian untuk memilih apa yang berkenan di hadapan Tuhan.
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan menunjukkan aliran yang konsisten: iman yang nyata menghasilkan hidup yang saleh dan tidak bercacat, karena kedatangan Tuhan menuntut kesiapan hati secara penuh.