Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Petrus 3:9 Tafsiran ayat Alkitab
2 Petrus 3:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka Tuhan tiada berlambatan di dalam hal perjanjian itu sebagaimana ada beberapa orang yang membilangkan hal itu lambat, melainkan panjang sabar akan kamu, tiada Ia gemar akan seorang pun binasa, melainkan sehingga sekaliannya sampai kepada tobat.
2 Petrus 3:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Petrus 3:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Timotius 2:4 (IDN) »
yang berkehendakkan sekalian manusia beroleh selamat dan sampai kepada pengenalan dari hal yang benar.

Roma 2:4 (IDN) »
Atau engkau hinakankah kemurahan-Nya yang limpah dan sabar dan panjang hati-Nya, dengan tiada mengetahui bahwa kemurahan Allah itu menarik engkau kepada hal bertobat?

Habakuk 2:3 (IDN) »
Karena khayal itu lagi bagi suatu masa yang tertentu, tetapi menyengajakan juga kesudahannya dan tiada ia itu akan dusta; jikalau ia itu berlambatan, hendaklah kamu menantikan dia, karena ia itu sungguh akan datang dan tiada ia itu tertinggal.
Makna Inti 2 Petrus 3:9
Inti ayat ini adalah penguatan bahwa Tuhan tidak menunda janji-Nya secara ngawur. Ia sabar, menangguhkan hukuman agar semua orang berpeluang bertobat. Ketaktelan manusia dalam menerima keputusan-Nya tidak mengubah sifat-Nya yang adil dan penuh belas kasihan.
Latar konteks singkat
Surat Petrus kedua berisi peringatan tentang penyelewengan ajaran dan kedatangan Tuhan yang terlambat. Ayat ini menegaskan kebenaran bahwa “hari Tuhan” bukan soal keterlambatan tegasnya kehendak-Nya, melainkan tentang kesempatan bagi umat-Nya untuk bertobat sebelum penghakiman datang. Penekanan pada sabar Allah menjelaskan alasan Dia membiarkan dunia berjalan—untuk memberi kesempatan kepada semua manusia untuk kembali kepada-Nya.
Interpretasi utama
- Tuhan tidak lalai terhadap janji-Nya: “tiada berlambatan di dalam hal perjanjian.” Janji-Nya mengenai pembaruan, penghakiman, dan pemulihan manusia tetap teguh meskipun manusia menunda.
- Tujuan kasih-Nya adalah pertobatan, bukan kematian orang berdosa: “tiada Ia gemar akan seorang pun binasa, melainkan sehingga sekaliannya sampai kepada tobat.” Allah menginginkan semua orang berbalik dan hidup dalam kebenaran.
Observasi interpretatif singkat
Beberapa tema penting
Rujukan silang terkait
Petunjuk praktis yang relevan
Catatan redaksi dan kutipan terpotong
Beberapa sumber tafsir berbahasa Inggris kuno seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan tema sabar ilahi dan keinginan-Nya bagi pertobatan. Dalam kajian ini, tidak disajikan kutipan panjang, namun karya-karya tersebut direfleksikan melalui inti pesan: sifat sabar Tuhan dan tujuan pembaharuan hidup manusia.