Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 7:16 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 7:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa aku sudah menghiasi tempat tidurku dengan kain permadani serta dengan kain gebar yang halus buatan Mesir.
Amsal 7:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 7:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 19:9 (IDN) »
Segala orang yang pandai pada rami dan kain khasah dan mereka sekalian yang bertenun kain kapas itupun kemalu-maluanlah.

Yehezkiel 27:7 (IDN) »
Kain bisus bersuji dari pada Mesir bagimu akan kain yang dibuat layar, dan kain biru laut dan ungu dari pulau-pulau Elisapun bagimu akan kemah.

1 Raja-raja 10:28 (IDN) »
Maka bagi raja Sulaiman adalah pembawaan kuda dari Mesir, dan akan benang rami itu, segala saudagar baginda mengambil benang rami itu dengan harganya.
Amsal 7:16 - Latar Belakang Segera
Ayat ini muncul dalam kilasan nasihat orang bijak mengenai godaan wanita pelacur yang menonjolkan kemewahan sebagai cara menarik. Frasa ini menggambarkan upaya memikat lewat kemewahan tempat tidur dan kain-kain indah, menunjuk pada tipu daya yang menggiurkan namun berbahaya. Penggambaran kain permadani dan kain gebar buatan Mesir bukan sekadar gambar kemewahan, melainkan simbol daya tarik duniawi yang menarik manusia menjauh dari jalan hikmat Tuhan.
Yang diungkapkan teks tentang Allah dan iman
Kalimat ini menekankan bahwa godaan bisa datang melalui dekorasi dan kenyamanan duniawi. Allah menghendaki hikmat dan takut akan Dia, bukan kerinduan akan kemewahan yang menjerat hati. Pesan iman di sini adalah kehendak Tuhan untuk menjaga hati kita dari segala tipu daya yang menonjolkan kenyamanan lahiriah sebagai tujuan hidup. Ketika kebijaksanaan ditukar dengan gaya hidup mewah demi menggoda manusia, iman kepada Tuhan diuji melalui pilihan-pilihan yang menuntun menuju ketaatan atau kemunduran rohani.
Kata-kata kunci dan gambaran penting
Rujukan silang relevan
Beberapa bagian yang sejalan membantu memperluas makna tanpa menyalin teks secara langsung:
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan menegaskan bahwa makna batiniah seseorang lebih penting daripada kesenangan lahiriah; tekad menjaga hati menjaga arah hidup supaya tidak terperap dalam godaan duniawi.
Pengantar Interpretasi oleh tokoh komentar klasik (cuplikan pendek)
Rangkaian pandangan para komentator PBK menjelaskan bahwa bagian ini menonjolkan bahaya tipu daya seksual yang memakai kemewahan sebagai perangkap. Meski beberapa ilustrasi bersifat kontekstual budaya, pesan moralnya tetap relevan: kehendak dunia sering menipu, tetapi hikmat menuntun untuk memilih jalan hidup yang berkenan kepada Tuhan.
Cuplikan singkat dari para komentator klasik yang relevan meliputi nuansa berikut:
Aplikasi praktis untuk masa kini
Ayat ini mengingatkan kita untuk waspada terhadap daya tarik materi yang berlebihan atau kenyamanan yang dapat menjerat hati. Dalam konteks sekarang, kemewahan dan gaya hidup canggih bisa menggoda kita untuk menilai diri berdasarkan kemewahan material daripada integritas rohani. Langkah praktisnya: