Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 7:13 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 7:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka ditangkapnya akan orang muda itu, diciumnya akan dia, maka dengan muka tebal ia berkata kepadanya demikian:
Amsal 7:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 7:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 39:12 (IDN) »
Maka dicapailah oleh perempuan itu akan dia pada jubahnya sambil katanya: Seketiduranlah kiranya dengan aku. Tetapi dilucutkan oleh Yusuf jubahnya, yang tinggal di tangan perempuan itu, lalu larilah ia ke luar.

Kejadian 39:7 (IDN) »
Maka sekali peristiwa kemudian dari pada segala perkara ini, bahwa isteri tuannya jatuhlah mata kepada Yusuf, lalu katanya: Seketiduranlah kiranya engkau dengan aku.

Bilangan 25:6 (IDN) »
Maka sesungguhnya, datanglah seorang dari pada bani Israel, dibawanya kepada saudaranya akan seorang perempuan Midiani di hadapan mata Musa dan di hadapan mata segenap sidang bani Israel, sementara mereka itu bertangis-tangisan di hadapan pintu kemah perhimpunan.
Amsal 7:13 (IDN) — Ringkasan dan Refleksi
Ayat ini membentuk bagian tengah narasi takhta hikmat dalam Amsal, menyingkap godaan kuat yang dihadapi seorang muda. Ia menggambarkan seseorang yang tertarik pada dorongan meskipun bahaya mengintai. Dalam konteks kitab Amsal, ayat ini berfungsi sebagai peringatan pribadi tentang bagaimana godaan bisa menjemput di pintu rumah, lalu berujung pada penolakan norma mori—menggambarkan seorang wanita berperilaku menggoda yang menjadi simbol godaan dosa di bawah naungan pintu gerbang kota. Ringkasnya, ayat ini menyoroti bagaimana godaan dapat terlihat menarik di permukaan namun berbahaya bagi karakter moral.
Satu inti makna
Inti utama ayat ini adalah peringatan bahwa godaan sering muncul dengan keakrabannya; seseorang dapat dipikat dengan pujian atau dorongan, lalu memaksa jalan yang keliru. Ungkapan “ditangkapnya akan orang muda itu” menegaskan bahwa tanpa hikmat, seseorang bisa tertipu oleh janji-janji menggoda yang mengabaikan konsekuensi keimanan dan integritas pribadi. Hikmat menasihati kita untuk mengenali tipu daya dan menolak pintu yang mengundang dosa.
Tiga tema utama
Cross-references yang relevan: - Amsal 6:24-29 menekankan perlunya menjaga diri dari godaan pintu rumah yang mengundang nafsu. - Amsal 2:12-15 menggambarkan bagaimana hikmat menghindarkan dari jalan orang fasik yang menjerumuskan melalui tipuan lidah. - Amsal 4:14-15 mengajari untuk tidak berjalan di jalan kejahatan, meskipun jalan itu tampak menarik. Penjelasan singkat: semua kutipan menunjukkan bahwa hikmat mengarahkan kita menjauhi jalan yang terlihat menggoda, karena buahnya adalah jalan menuju kehampaan atau kehancuran moral.
Rencana praktik bagi pembaca
- Pelihara hati dengan kehati-hatian: waspadai godaan yang tampak memesona tetapi berpotensi merusak relasi dengan Allah. - Gunakan hikmat sebagai filter: sebelum mengikuti dorongan, tanyakan pada diri sendiri apakah tindakan tersebut memperkaya hidup rohani atau melukai nurani. - Cari pembimbing bijak: jauhi sikap meremehkan nasihat, dan bertumbuh melalui bimbingan orang beriman yang setia.
Ringkasan singkat
Amsal 7:13 menggambarkan serangan godaan yang muncul dengan nada ramah namun berbahaya. Melalui hikmat, kita belajar mengenali dan menolak godaan itu sebelum menjerat kita ke dalam tindakan yang merugikan. Dengan demikian, hidup kita tetap terarah kepada takut akan TUHAN dan ketaatan kepada-Nya.
Kutipan singkat para penafsir berbahasa Inggris yang relevan
Beberapa penafsir terdahulu menekankan bahwa pintu rumah yang digambarkan adalah simbol godaan yang mengundang secara publik, tetapi membawa konsekuensi iman yang serius. Peringatan ini sejalan dengan pola nasihat moral dalam kitab Amsal secara keseluruhan.
Hubungan silang (cross-references) dan penjelasan singkat
Amsal 6:24-29 — Menekankan perlunya melindungi diri dari dorongan yang membakar nafsu; hikmat memberi batasan agar tidak terjatuh pada skenario yang merusak. Amsal 2:12-15 — Hikmat menghindarkan dari jalan orang fasik yang mengajar tipu daya. Amsal 4:14-15 — Jalan kejahatan yang kelihatan menarik, tetapi kita dipanggil untuk menghindarinya demi hidup yang benar.
Penafsir terdahulu seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menghadapi godaan. Mereka menyoroti bahwa banyak bahaya muncul melalui godaan yang tampak biasa, tetapi menuntun pada kerugian rohani jika diikuti tanpa pertimbangan.