Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 4:24 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 4:24 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
melainkan karena kita juga, akan dihisabkan itu kelak bagi kita yang percaya akan Dia, Yang sudah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati,
Roma 4:24 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 4:24 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 2:24 (IDN) »
Ia itu juga yang dibangkitkan pula oleh Allah tatkala dilenyapkan-Nya sengsara maut, karena mustahil Ia ditakluk oleh maut.

1 Petrus 1:21 (IDN) »
maka oleh sebab Dialah kamu menjadi orang yang percaya kepada Allah, yang membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan memberi Dia kemuliaan, sehingga imanmu dan pengharapanmu berpaut kepada Allah.

Markus 16:16 (IDN) »
Barangsiapa yang percaya dan yang dibaptiskan, ialah akan diselamatkan, tetapi barangsiapa yang tiada percaya itu, ialah akan dihukumkan.
Rhema Roma 4:24 (IDN): Garansi Penghakiman bagi yang percaya
Roma 4:24 menekankan bahwa iman kepada Allah yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati adalah dasar penerimaan kita di hadapan Allah. Dalam konteks pasal ini, Rasul Paulus menyoroti iman orang percaya sebagai kebenaran yang dibenarkan, bukan usaha manusia. Ayat ini menegaskan bahwa kelak kita akan dihisabkan berdasarkan percaya kepada Dia yang telah membangkitkan Tuhan kita dari kematian.
Pembacaan konteks pasal ini
Di Roma 4, Paulus menampilkan Abraham sebagai contoh iman yang membenarkan. Abraham percaya kepada janji Allah, meski secara manusiawi tidak ada alasan logis bagi kelahiran keturunan besar pada usia lanjut. Melalui iman, perbuatan manusia tidak membesarkan diri di hadapan Allah; iman yang hidup menimbulkan kebenaran yang dinyatakan dalam respons Allah. Ayat 24 menekankan bahwa iman kepada Tuhan yang membangkitkan Yesus adalah inti dari pembenaran bagi mereka yang percaya.
Pesan utama ayat ini
Inti ayat adalah bahwa pembenaran di hadapan Allah tidak berasal dari perbuatan hukum atau keuntungan duniawi, melainkan dari kepercayaan kepada Juruselamat yang bangkit. Allah yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati adalah bukti kuasa-Nya dan kesetiaan-Nya terhadap janji keselamatan bagi semua yang percaya. Karena Dia hidup, iman kita memiliki dasar yang tidak tergoncangkan.
Perbandingan ayat-ayat terkait
Penghubung tematik: iman yang bekerja melalui kasih dan respons hidup kepada Allah karena kebangkitan-Nya. Pembenaran bukan sekadar deklarasi kosong, melainkan hidup yang tumbuh dari percaya pada kebangkitan Tuhan kita.
Aplikasi yang relevan bagi pembaca modern
Cross-references singkat dengan penjelasan
Ringkasan
Roma 4:24 menegaskan bahwa pembenaran bagi mereka yang percaya bergantung pada iman kepada Dia yang membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati. Ayat ini mengajak kita mengarahkan iman pada kebangkitan Kristus sebagai pusat, dan hidup dalam respond yang meneguhkan bahwa Allah berkuasa menyatakan kebenaran bagi semua yang percaya.
Catatan terkait penulisan
Quotations from klasik berbahasa lama tidak disertakan secara penuh; namun, jika ada kutipan eksplisit dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan, akan dicantumkan dalam bagian catatan kaki berikutnya. Pada edisi ini, tidak ada kutipan panjang langsung yang dimuat.