Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 4:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena bukannya oleh sebab Taurat datang perjanjian itu kepada Ibrahim dan benihnya, bahwa ia menjadi waris dunia ini, melainkan oleh sebab kebenaran yang daripada iman.
Roma 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 4:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Galatia 3:29 (IDN) »
Tetapi jikalau kamu jadi milik Kristus, kamulah benih Ibrahim, yaitu waris setuju dengan perjanjian itu.

Roma 9:8 (IDN) »
Artinya: Bukannya anak-anak daging darah itu anak-anak Allah, melainkan anak-anak perjanjian itulah dihisabkan benihnya.

Kejadian 17:4 (IDN) »
Akan Daku, bahwa sesungguhnya perjanjian-Ku adalah dengan dikau, maka engkau akan menjadi bapanya beberapa banyak bangsa.
Roma 4:13 (IDN) — Lahiriah dari iman, bukan dari Taurat
Rasul Paulus memulai bagian ini dengan menegaskan bahwa perjanjian Allah dengan Ibrahim datang bukan karena hukum Taurat, melainkan karena kebenaran yang berasal dari iman. Konteks ini menempatkan iman sebagai fondasi warisan Allah: janji kepada Ibrahim bahwa ia akan menjadi bapak banyak bangsa dan bahwa warisan dunia akan menjadi miliknya, diberikan karena iman, bukan karena ketaatan hukum yang baru diberikan kemudian melalui hukum Taurat.
Pandangan inti teks
Teks ini menekankan bahwa akar perjanjian Allah tidak terletak pada pelaksanaan hukum Taurat secara penuh, melainkan pada kebenaran yang merupakan hasil iman. Ibrahim dianggap benar karena imannya kepada Allah yang menjanjikan, tidak karena perbuatan hukum yang belum ada pada masanya. Pasal ini menegaskan prinsip’ bahwa iman kepada janji Allah membawa kebenaran dan warisan yang dijanjikan, terlepas dari bagaimana hukum Taurat nantinya akan dibentuk.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Konteks silang (cross-references)
Beberapa bagian menyinggung hubungan antara iman, pembenaran, dan janji:
Rujukan para penafsir klasik (singkat)
Beberapa pandangan kuno menekankan bahwa:
- Matthew Henry menyoroti bahwa hak waris lekat pada iman, sebab Taurat belum ada pada waktu Ibrahim, sehingga pembenaran datang lewat iman.
- Albert Barnes menggarisbawahi bahwa pembenaran lewat iman dianggap sah meski hukum belum diberikan; iman menjadi inti hubungan dengan Allah.
- Adam Clarke menekankan bahwa iman kepada janji Allah menghasilkan pembenaran dan hak warisan, memperlihatkan bahwa rahasia keadilan Allah melampaui hukum lahiriah.
Ringkasnya, pernyataan Roma 4:13 menggariskan bahwa Allah membangun perjanjian-Nya di atas iman kepada janji, sehingga Ibrahim menjadi teladan bahwa kebenaran dan warisan dunia datang melalui iman, bukan melalui kelengkapan hukum sejak awal.
Aplikasi bagi orang percaya saat ini
Penegasan utama: Allah meneguhkan perjanjian-Nya melalui iman kepada-Nya dan janji-Nya. Hukum Taurat menjadi bagian dari penyempurnaan rencana Allah, tetapi pembenaran dan warisan inti lahir dari iman yang responsif kepada Allah yang berjanji.