Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 5:1 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 5:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Di dalam hal kita dibenarkan oleh karena iman, ada kita beroleh sentosa dengan Allah oleh sebab Tuhan kita, Yesus Kristus,
Roma 5:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 5:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 32:17 (IDN) »
Maka perolehan keadilan itu akan selamat dan hasil keadilan itu akan hal kesenangan dan sentosa pada selama-lamanya.

Roma 15:13 (IDN) »
Kiranya Allah, yang pohon pengharapan itu, memenuhi kamu dengan segala kesukaan dan sentosa di dalam iman, supaya makin kayalah kamu di dalam pengharapan itu oleh sebab kuat kuasa Rohulkudus.

Roma 6:23 (IDN) »
Karena upah dosa itu maut, tetapi karunia Allah itu hidup yang kekal di dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
Roma 5:1 (IDN) — Implikasi pembenaran dan damai dengan Allah
ب
Rangkaian konteks: Surat kepada orang-orang Roma berbicara panjang lebar tentang rencana Allah bagi umat manusia melalui iman kepada Kristus. Roma 5:1 muncul setelah penjelasan tentang pembenaran oleh iman dan anugerah yang membawa hidup dalam iman. Ayat ini menegaskan hasil praktis dari pembenaran: damai dengan Allah melalui Tuhan kita, Yesus Kristus.
Apa yang dinyatakan teks ini tentang Allah dan imannya
Inti ajaran di sini adalah bahwa pembenaran manusia bukan karena usaha sendiri, melainkan karena iman kepada Kristus. Ketika seseorang percaya kepada karya-Nya, hubungan damai dengan Allah dipulihkan. Damai ini bukan sekadar tenang secara emosional, melainkan suatu keadaan akses ke hadirat Allah, pembebasan dari kemarahan dosa, dan partisipasi dalam kehidupan baru bersama-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian lain yang relevan
Cross-references: - Yohanes 3:16–17 menegaskan kasih Allah yang menomorsatukan keselamatan melalui iman kepada Anak-Nya. - Efesus 2:14–16 menggambarkan damai Kristus yang mematahkan tembok permusuhan antara orang Yahudi dan bangsa-bangsa, sehingga satu umat dibangun dalam satu tubuh.
Renungan singkat dari para pakar (ringkas, tanpa kutipan panjang)
Beberapa komentator publik domain menyoroti bahwa kedamaian ini adalah dimensi teologis dan praktis: hubungan dengan Allah dipulihkan, hidup dalam kasih-Nya menjadi pengalaman harian, dan pengharapan kekal menumbuhkan keteguhan saat menghadapi tantangan hidup. Inti teks menekankan bahwa iman kepada Kristus menyebabkan peralihan dari status berdosa kepada status anak-anak Allah yang menikmati akses penuh kepada-Nya.
Aplikasi praktis bagi kehidupan sekarang
Refleksi pendek: Iman kepada Kristus membuka sisi pengharapan yang mengubah cara pandang kita terhadap masa depan. Dengan Dia, kita tidak lagi terikat pada usaha menebus diri, tetapi hidup dalam kasih-Nya yang membentuk identitas dan tujuan kita.
Rujukan silih: Roma 3:24–26; Roma 8:1–2; Kolose 1:20–22.
Penafian: Penjelasan di atas mengacu pada narasi umum pembandingan antar-pemikir teologi publik domain dan maksud teks Roma 5:1 tanpa mengutip teks asli secara panjang lebar.