Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 5:19 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 5:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena sama seperti oleh sebab hal seorang tiada taat, banyak orang menjadi orang berdosa, demikian juga oleh sebab taat Seorang, yang banyak itu dijadikan orang benar.
Roma 5:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 5:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Filipi 2:8 (IDN) »
Ia sudah merendahkan diri-Nya dan taat sehingga sampai kepada maut, yaitu mati tersalib.

Roma 5:18 (IDN) »
Sebab itu, sebagaimana oleh sebab satu dosa sekalian manusia terkena hukum, begitulah oleh sebab Satu perbuatan yang benar itu, sekalian manusia dibenarkan, supaya beroleh hidup.

2 Korintus 5:21 (IDN) »
Maka Ia, yang tiada mengenal dosa, telah dijadikan-Nya dosa ganti kita, supaya kita ini akan menjadi kebenaran Allah di dalam Dia.
Roma 5:19 (IDN) — Seorang Ta'at, Banyak Orang Dibuat Benar
Setting seketika: Rasul Paulus menegaskan pola manusia dalam hubungan dengan kasih karunia Allah melalui Adam dan Kristus. Ayat ini berada dalam pasal 5, ketika ia membandingkan dampak dosa dan anugerah melalui dua “taat” yang berlawanan. Sedangkan akibat ketidaktaatan satu orang membawa banyak orang berdosa, taatnya Sang Manusia Utama, Yesus Kristus, membawa banyak orang menjadi benar di hadapan Allah.
Makna teks dan gambaran tentang Allah serta iman
Ayat ini menekankan bahwa keadaan manusia dihadapan Allah tidak netral; ada pola pengaruh berantai. Adam taat kepada God’s command memberikan konsekuensi bagi semua manusia—namun di balik itu, Kristus taat hingga taat-Nya menjadi sumber pembenaran bagi semua orang percaya. Allah bekerja melalui ketidaktaatan manusia untuk menimbulkan dosa, tetapi melalui ketaatan Kristus, Dia memperkenankan pembenaran dan hidup baru bagi umat-Nya. Ini menegaskan sifat Allah yang adil dan penuh kasih: Ia menggunakan peristiwa duniawi untuk mencapai tujuan rohani yang lebih luas—pembenaran dan hidup kekal bagi iman.
Penjelasan kata dan citra penting
Hubungan dengan teks-teks terkait
• Roma 3:23–24 menunjukkan bahwa semua telah berdosa dan layak menerima pembebasan oleh anugerah Allah dalam Kristus. Penjelasan singkat: pembenaran sebagai hadiah oleh kasih karunia melalui iman.
• Roma 6:23 menegaskan upah dosa adalah kematian, tetapi hadiah Allah ialah hidup kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Penjelasan singkat: kontras antara hasil ketidaktaatan dan hasil ketaatan Kristus.
• 1 Korintus 15:21–22 menekankan bagaimana melalui satu orang manusia, semua manusia kehilangan hidup; melalui satu orang, semua orang diperbaharui. Penjelasan singkat: pola dua taat ini membentuk pusat teologi keselamatan.
Aplikasi sekarang
Iman kepada Kristus berarti menerima pembenaran yang diberikan oleh-Nya. Kita tidak membenarkan diri melalui usaha kita, melainkan melalui ketaatan-Nya yang membawa kita kepada hubungan hidup dengan Allah. Kehidupan Kristen mengikut jejak Kristus dalam taat kepada kehendak-Nya, meskipun hidup kita dihadapkan pada godaan dan tantangan dunia. Dalam menghadapi kegagalan, kita diingatkan bahwa pembenaran bukan berdasarkan kepatuhan kita sendiri, melainkan ketaatan Kristus yang menebus kita. Maka hidup dalam karunia disebut sebagai respons syukur: taat dalam kasih, bertumbuh dalam iman, dan beroleh hidup kekal di dalam Tuhan.
Inti renungan dari para komentator terdahulu
Beberapa sumber perikop publik-domain menekankan bahwa Adam mewakili umat manusia secara umum, sedangkan Kristus mewakili keutuhan umat percaya. Matthew Henry menonjolkan harmoni antara hukum dan anugerah: ketaatan Kristus menutupi ketidaktaatan umat manusia. Albert Barnes menekankan bahwa ayat ini menegaskan hubungan antara tindakan dua tokoh yang berlawanan arah. Adam Clarke menekankan bahwa kondisi manusia sebelum iman adalah keadaan berdosa, dan oleh Kristus kita diangkat menjadi benar di hadapan Allah.
Cuplikan singkat dari para komentator: “...oleh sebab hal seorang tiada taat, banyak orang menjadi orang berdosa, demikian juga oleh sebab taat Seorang, yang banyak itu dijadikan orang benar.” (parafrase umum; tidak menyalin teks panjang). Catatan: kutipan penuh berasal dari karya-karya klasik yang berada di domain publik.
Referensi silang singkat