Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 16:1 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 16:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka aku pertaruhkan kepadamu Pebe, saudara kita yang perempuan ini, yang menjadi pelayan sidang jemaat di Kenkeria itu.
Roma 16:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 16:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 18:18 (IDN) »
Setelah Paulus tinggal beberapa hari lamanya di situ, lalu ia meminta diri kepada saudara-saudara itu, serta berlayar ke benua Syam bersama-sama dengan Periskila dan Akila, yaitu setelah Paulus mencukur rambut kepalanya di negeri Kenkeria, karena ia sudah bernazar.

1 Timotius 5:9 (IDN) »
Jangan didaftarkan nama perempuan janda yang di bawah umur enam puluh tahun. Maka hendaklah nyata, bahwa ia itu sudah bersuamikan seorang suami sahaja,

2 Korintus 3:1 (IDN) »
Adakah kami ini pula mulai memuji diri kami sendiri? Atau perlukah kami akan surat kepujian, seperti beberapa orang, kepada kamu atau daripada kamu?
Roma 16:1 (IDN) — Implikasi Pelayanan Pebe, Saudara Perempuan di Kenkeria
Rangkaian salam penutup dalam Roma 16 menempatkan Pebe sebagai tokoh penting dalam jemaat di Kenkeria. Ayat ini memperkenalkan Pebe sebagai pelayan sidang jemaat di Kenkeria, dan Paulus menyatakan bahwa ia akan membawanya kepada pembaca. Fokusnya adalah pada peran konkret pelayanan jemaat yang dia jalani, serta bagaimana jemaat di Roma seharusnya merespons kontribusi pelayanannya.
Setting segera ayat: konteks pengiriman salam Paulus
Ayat pembuka bagian penutup surat Roma berfungsi sebagai pengenal tokoh jemaat yang berperan sebagai jembatan antara Jemaat Kenkeria dengan gereja Roma. Pebe disebut sebagai pelayan sidang (di sini diterjemahkan sebagai pelayan/diakoni jemaat) di Kenkeria, sebuah kota yang berlokasi di wilayah Asia Kecil. Paulus menggunakan kesempatan ini untuk membangun jaringan gereja yang saling menguatkan melalui pemberian penghormatan dan dukungan konkret.
Apa yang teks ini ungkap tentang Allah, iman, dan gereja
Inti ayat menegaskan tema pelayanan gereja yang beraneka ragam dan saling melengkapi. Pelayanan Pebe menunjukkan bahwa karya Tuhan bekerja melalui individu yang berbeda-beda, bukan hanya tokoh utama. Allah mempersiapkan berbagai anggota jemaat dengan karunia dan tanggung jawab yang berbeda, untuk memperkuat tubuh Kristus secara keseluruhan.
Istilah kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa rujukan silang yang relevan menunjukkan pola pelayanan yang beragam namun terintegrasi:
Analisis singkat menurut pandangan para komentator klasik
Beberapa penafsir publik domain menekankan bahwa penamaan Pebe menekankan pentingnya peran perempuan dalam pelayanan gereja sejak masa mula-mula gereja. Meski konteks budaya saat itu berbeda, prinsip utama ialah jemaat dipaksa untuk mengenali dan menghormati layanan konkret yang menopang kehidupan komunitas iman. Ringkasnya, pelayanan praktis dalam jemaat adalah kanal untuk kasih Kristus bekerja dalam komunitas.
Aplikasi praktis untuk gereja masa kini
Ayat ini mengingatkan kita untuk mengenali dan menghargai semua bentuk pelayanan dalam jemaat, termasuk peran diakonia yang dimainkan perempuan maupun laki-laki. Jemaat dipanggil untuk membangun jaringan pelayanan yang saling menghormati, memastikan dukungan bagi pelayan jemaat seperti Pebe, serta mendorong partisipasi aktif dalam pelayanan kebutuhan sehari-hari.
Intisari yang relevan bagi pembaca sekarang
Setiap anggota gereja memiliki bagian yang penting dalam menjaga keseimbangan antara penyembahan, pengajaran, dan layanan praktis. Penerimaan terhadap figur-figur pelayanan semacam Pebe menegaskan bahwa tujuan utama gereja adalah melayani Kristus melalui kasih kepada sesama, tanpa memandang kedudukan sosial atau gender, selama itu selaras dengan iman kepada Kristus dan ajaran-Nya.