Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 16:7 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 16:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Salam kepada Anderonikus dan Yunias, keluargaku dan kawanku di dalam penjara, yang termasyhur di antara rasul-rasul, dan yang juga terlebih dahulu daripada aku beriman kepada Kristus.
Roma 16:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 16:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 16:21 (IDN) »
Salam Timotius, kawan di dalam pekerjaanku, kepada kamu, dan salam keluargaku Lukius dan Yason dan Sosipater.

Roma 16:11 (IDN) »
Salam kepada Herodion, keluargaku itu. Salam kepada orang isi rumah Narkisus, yang di dalam Tuhan.

Kolose 4:10 (IDN) »
Salam kepadamu daripada Aristarkhus, temanku, yang terpenjara bersama-sama, dan daripada Markus yang sepupu dengan Barnabas (tentang dialah kamu sudah dipesankan, maka jikalau ia datang kepadamu, terimalah dia),
Roma 16:7 (IDN) — Salam kepada Anderonikus dan Yunias
Gagasan interpretatif utama: Rasul Paulus memuji dua orang yang beriman di dalam penjara, Andronikus dan Yunias, yang dikenal sebagai tokoh yang terhormat di antara rasul-rasul dan yang telah mengorbankan waktu mereka untuk iman kepada Kristus. Ayat ini menegaskan bahwa persaudaraan dalam Kristus melampaui penderitaan dan status manusia; mereka adalah contoh nyata komunitas gereja yang saling menguatkan meskipun dalam situasi yang sulit.
Context naratif dan sastra
Ayat ini berada dalam bagian penutup surat Roma, di mana Paulus menyapa banyak individu yang ia hormati. Sebelum ini, ia telah menegaskan persatuan umat percaya di dalam Kristus tanpa memandang latar belakang. Andronikus dan Yunias disebut sebagai keluarga Paulus, serta “termashyur di antara rasul-rasul” menunjukkan kedudukan mereka yang sangat dihormati dalam jaringan misi awal dan di antara para gembala gereja. Mereka juga disebut sebagai “yang lebih dulu beriman kepada Kristus” – menandai bahwa iman mereka telah berjalan sejak awal pelayanan Paulus, menjadikan mereka teladan ketekunan iman.
Kedalaman teologis
Ayat ini menyoroti fakta bahwa iman kepada Kristus memproduksi ikatan persaudaraan yang melampaui status sosial maupun keterbatasan situasi. Dalam bahasa Alkitab, “beriman kepada Kristus” bukan sekadar pengakuan, melainkan komitmen hidup yang dipraktikkan dalam komunitas. Hal ini sejalan dengan ajaran bahwa gereja adalah tubuh Kristus yang bersatu: keterpanaan, pengampunan, dan dukungan saling membangun adalah ciri khas komunitas iman sejati.
Rujukan lintas ayat yang relevan
Pertanyaan refleksi
Penafsiran tokoh-tokoh pertama
Ada saran dari penafsir klasik bahwa Andronikus dan Yunias adalah pasangan yang dekat dengan Paulus, mungkin berperan sebagai pembawa surat atau pekerja misi. Walau identitas rinci mereka tidak begitu jelas, penekanan utama adalah bahwa iman mereka telah terlihat nyata sejak awal gereja, sehingga Paulus mengucapkan salam penuh penghormatan.
Beberapa kutipan rujukan klasik (tanpa menyalin teks lengkap): Matthew Henry menekankan bahwa salam Paulus kepada orang-orang yang setia di dalam penjara mengilustrasikan kasih gereja yang tidak menilai orang dari status duniawi, melainkan dari kesetiaan kepada Kristus. Albert Barnes menyoroti bahwa afiliasi “keluargaku” menunjuk pada hubungan yang sangat kuat dalam tubuh Kristus. Adam Clarke menekankan pentingnya perasaan hormat bagi para pejuang iman sejak masa-masa awal gereja.
Kesimpulan singkat
Roma 16:7 menegaskan bahwa iman kepada Kristus membentuk sebuah keluarga rohani yang kuat, di mana penghormatan, persatuan, dan pengorbanan imani saling menguatkan. Dalam konteks jemaat masa kini, ayat ini mengajak kita untuk menilai ulang cara kita menghormati sesama pelayan injil dan bagaimana kita turut berperan dalam menjaga persatuan di tengah tantangan.