Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 16:9 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 16:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Salam kepada Urbanus, yang kawan kami di dalam pekerjaan Kristus, dan Istakhis kekasihku.
Roma 16:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 16:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 16:2 (IDN) »
Terimalah dia dengan karena Tuhan seperti yang patut kepada orang suci, dan tolonglah dia di dalam tiap-tiap perkara yang ia perlukan kamu. Karena ia itu juga sudah menjadi penolong kepada banyak orang, dan kepada aku sendiri pun.

Roma 16:21 (IDN) »
Salam Timotius, kawan di dalam pekerjaanku, kepada kamu, dan salam keluargaku Lukius dan Yason dan Sosipater.
Roma 16:9 - Salam kepada Urbanus dan Istakhis
Pokok interpretasi: Dalam Salam penutup surat Roma, Rasul Paulus mengemukakan raut wajah persaudaraan dalam Kristus melalui sekelompok rekan sepelayanan. Roma 16:9 menampilkan dua pribadi yang dekat dengan pekerjaan Kristus: Urbanus, sesama rekan kerja, dan Istakhis, seorang kekasih. Ayat ini menegaskan bahwa hubungan pelayanan tidak hanya terjadi antara pemimpin dengan jemaat, tetapi juga melalui ikatan kerja sama dan kasih yang praktis di antara para pelayan injil.
Konteks sastra
Ayat ini muncul dalam bagian penutup surat Roma, ketika Paulus menyapa banyak orang di komunitas Roma. Nama Urbanus biasanya diasosiasikan dengan seorang yang setia dan mungkin memimpin jemaat setempat; Istakhis disebut “kekasihku” menandakan kedekatan pribadi yang intim dalam pelayanan. Kedua tokoh ini mencerminkan jaringan layanan yang melingkupi gereja pada masa Perjanjian Baru, di mana jemaat dipanggil untuk saling mendukung dalam pekerjaan Kristus.
Signifikansi teologis
Penekanan pada “kawan kami di dalam pekerjaan Kristus” menegaskan bahwa panggilan pelayanan bersifat kolaboratif. Persekutuan bukan hanya soal keyakinan pribadi, melainkan keterlibatan nyata dalam misi Kristus melalui kerja sama, saling menguatkan, dan saling menasihati. Ini juga mengingatkan bahwa kerja Tuhan melibatkan banyak pihak, bukan hanya para tokoh utama.
Kaitan dengan perjanjian kisah Alkitab
Beberapa hubungannya dengan skriptural lain: - Hubungan antara pelayan gereja: Efesus 4:11-12 menunjukkan peran beragam agar jemaat bertumbuh; Roma 16:9 memperlihatkan contoh konkret dari koalisi para pelayan. - Kasih persahabatan dalam pelayanan: 2 Timotius 1:2-3 memperlihatkan hubungan pribadi yang dekat dalam pemberitaan injil; pengakuan Paulus atas rekan-rekan kerja menegaskan nilai saling memperhatikan dalam komunitas Gereja. - Solidaritas dalam misi: 1 Korintus 16:15-18 menggambarkan dukungan terhadap pelayan yang berkerja bersama dalam rumah Tuhan, sejalan dengan semangat Roma 16:9.
Refleksi praktis
Pertanyaan untuk refleksi
1) Apa makna konkret “kawan kami di dalam pekerjaan Kristus” bagi jemaat saat ini? 2) Bagaimana kita dapat menumbuhkan kedekatan dalam tim pelayanan tanpa kehilangan fokus pada misi utama? 3) Siapa Urbanus dan Istakhis dalam komunitas kita sendiri, dan bagaimana kita bisa memberdayakan mereka?
Kesimpulan singkat
Roma 16:9 menegaskan bahwa kehidupan iman tidak sekadar keyakinan pribadi, melainkan jaringan hubungan yang aktif dalam pekerjaan Kristus. Pelayanan sejati tumbuh di antara mereka yang saling menghargai, membantu, dan menguatkan satu sama lain dalam tujuan bersama: membawa kasih Kristus ke dunia.
Referensi silang singkat
Efesus 4:11-12 — peran beragam dalam membangun tubuh Kristus; 2 Timotius 4:9-11 — pentingnya dukungan rekan pelayan; 1 Korintus 16:15-18 — sukacita atas kerja sama dalam rumah Tuhan.
Cuplikan kutipan dari para komentator publik domain terkait tema hubungan pelayanan tidak dimasukkan secara langsung karena informasi kutipan spesifik tidak tersedia dalam teks ini. Namun, prinsip umum yang sejalan dengan karya Henry, Barnes, dan Clarke menekankan pentingnya persahabatan rohani dan kerja sama dalam pelayanan.