Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 16:4 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 16:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
maka keduanya sudah menggalangkan tengkuknya sendiri karena nyawaku, maka bukannya aku ini sahaja bersyukur kepada mereka itu, melainkan juga segala sidang jemaat dari antara orang kafir pun.
Roma 16:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 16:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 10:24 (IDN) »
Setelah sudah dibawanya akan raja-raja itu keluar kepada Yusak, maka dipanggil Yusak akan segala orang Israel berhimpun, lalu katanya kepada segala hulubalang orang perang, yang telah berjalan sertanya itu: Marilah kamu, tumpukanlah kakimu pada batang leher raja-raja ini! Maka datanglah mereka itu hampir, lalu ditumpukannya kakinya pada batang lehernya.

2 Samuel 22:41 (IDN) »
Maka Engkau telah memberi kepadaku tengkuk segala seteruku dan pembenciku, supaya aku membinasakan dia.

Mikha 2:3 (IDN) »
Maka sebab itu demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya Aku mendatangkan kelak suatu celaka atas bangsa ini, dari padanya tiada dapat kamu menarik ke luar lehermu atau berjalan dengan tegak dalamnya, karena ia itu akan suatu masa yang jahat adanya.
Roma 16:4 (IDN) — Makna Singkat
Di Roma 16:4, Rasul Paulus menyanjung dua saudara yang telah mempertaruhkan nyawa mereka untuk dirinya. Inti pesan ini adalah pengakuan atas kasih, kesetiaan, dan keberanian jemaat yang telah merelakan dirinya sendiri demi tugas-tegap Paulus. Mereka tidak sekadar membantu secara pribadi, tetapi juga menjadi teladan bagi seluruh jemaat bahwa kasih Kristus menuntun tindakan konkret bagi sesama percaya.
Latar Kontekstual
Ayat ini muncul dalam bagian penutup surat Roma, ketika Paulus mengakui para pelayan gereja yang berdedikasi serta menegaskan bahwa karya mereka melintasi batas-batas kelompok. Dua orang disebutkan sebagai contoh penting: mereka telah mempertaruhkan nyawa mereka — suatu tindakan yang menandakan komitmen mendalam pada misi dan keselamatan jemaat. Pada konteks budaya Romawi, tindakan seperti ini memaparkan risiko pribadi, namun menunjukkan dorongan gereja awal untuk saling melindungi dan mendukung.
Observasi Interpretatif
Gagasan Tema
Hubungan dengan Ayat-Ayat Lain
Quotable Insights (Catatan singkat)
Beberapa penafsir klasik menekankan bahwa pujian ini bukan menyalahkan siapa pun, melainkan menyoroti martabat kolaborasi jemaat dalam pergerakan kabar baik. Periode itu menekankan komitmen praktis: nyawa dipertaruhkan, namun iman dikembangkan melalui tindakan nyata.
Catatan singkat: menurut Matthew Henry, tindakan berani para pelayan itu dipandang sebagai kasih yang hidup bagi jemaat; Albert Barnes menekankan bahwa pemberian penghormatan ini menunjukkan kehormatan Allah atas pekerjaan mereka; Adam Clarke menambahkan bahwa contoh ini menekankan percampuran iman dan tindakan dalam gereja awal.
Pemakaian Praktis
Renungkan bagaimana komunitas gereja menilai kontribusi konkret para pelayan. Tampilkan rasa syukur, dukungan, dan kesiapan untuk turut terlibat dalam pekerjaan Tuhan, meskipun berisiko. Jemaat modern juga dipanggil mengutamakan solidaritas, sehingga pelayanan tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga terukur dalam tindakan nyata bagi sesama iman.