Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Roma 15:1 Roma 15:2 Roma 15:3 Roma 15:4 Roma 15:5 Roma 15:6 Roma 15:7 Roma 15:8 Roma 15:9 Roma 15:10 Roma 15:11 Roma 15:12 Roma 15:13 Roma 15:14 Roma 15:15 Roma 15:16 Roma 15:17 Roma 15:18 Roma 15:19 Roma 15:20 Roma 15:21 Roma 15:22 Roma 15:23 Roma 15:24 Roma 15:25 Roma 15:26 Roma 15:27 Roma 15:28 Roma 15:29 Roma 15:30 Roma 15:31 Roma 15:32 Roma 15:33



Roma 15:13 (IDN): Implikasi Pengharapan yang Dipenuhi Roh Kudus
Setting segera ayat: Surat Roma pasal 15 berfungsi sebagai dorongan pastoral bagi jemaat Kristen untuk hidup dalam kesatuan, pengharapan, dan kasih. Ayat 13 muncul sebagai doa berkat yang meneguhkan iman mereka, memupuk sukacita, dan memperkaya pengharapan melalui pekerjaan Roh Kudus. Konteksnya adalah hubungan antara penerimaan Yahudi dan non-Yahudi dalam Kristus, serta penguatan umat Allah untuk hidup dalam damai dan iman yang teguh.
Apa yang diberitakan ayat ini tentang Allah dan iman
Ayat menegaskan Allah sebagai sumber pengharapan. Ungkapan “yang pohon pengharapan itu” menekankan bahwa Allah adalah asal mula dan pusat dari harapan rohani umat manusia. Dalam iman kepada Kristus, orang percaya bukan hanya menerima keselamatan, tetapi juga disuplai dengan sukacita dan damai. Roh Kudus berperan sebagai kuasa yang menguatkan iman agar pengharapan semakin bertambah dan menumbuhkan ketekunan dalam hidup jemaat.
Istilah kunci dan gambaran penting
Rujukan terkait dalam Alkitab
Beberapa ayat saling melengkapi dengan Roma 15:13:
Penjelasan singkat: ketiga bagian ini menegaskan bahwa pengharapan adalah tahap awal yang menuntun kepada keberanian rohani, kasih yang berbuah, dan hidup doa yang konsisten karena pekerjaan Roh Kudus.
Penjelasan singkat dari para komentator terdahulu (ringkas)
Para komentator publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa sumber utama pengharapan adalah Allah sendiri, yang mengikat iman kita dengan damai dan sukacita melalui Roh Kudus. Mereka menekankan bahwa pengharapan ini bukan nostalgi akan masa depan semata, melainkan suatu keadaan hidup di mana iman berbuah dalam ketenangan batin dan kehendak setia kepada Tuhan. Ringkasnya, Tuhan adalah sumber pengharapan, iman adalah saluran, dan Roh Kudus adalah kekuatan yang memperkembang bidikan pengharapan itu.
Pengaruh dan unsur praktik iman bagi jemaat sekarang
Ringkasan penerapan praktis
Kalau kita bertemu tantangan, ingatlah bahwa Allah adalah pohon pengharapan. Minta agar Roh Kudus memperbaharui pengharapan kita, membawa sukacita ketika situasi sulit, dan meneguhkan kita dalam iman agar kita semakin kuat di dalam pengharapan melalui karya-Nya yang kuat.