Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Roma 15:1 Roma 15:2 Roma 15:3 Roma 15:4 Roma 15:5 Roma 15:6 Roma 15:7 Roma 15:8 Roma 15:9 Roma 15:10 Roma 15:11 Roma 15:12 Roma 15:13 Roma 15:14 Roma 15:15 Roma 15:16 Roma 15:17 Roma 15:18 Roma 15:19 Roma 15:20 Roma 15:21 Roma 15:22 Roma 15:23 Roma 15:24 Roma 15:25 Roma 15:26 Roma 15:27 Roma 15:28 Roma 15:29 Roma 15:30 Roma 15:31 Roma 15:32 Roma 15:33



Roma 15:14 (IDN): Pengkhotbah Sesama Saudara
Dalam konteks surat Paulus kepada jemaat di Roma, pasal 15 berfokus pada pelayanan saling membangun dan keharmonisan antara orang percaya yang beragam latar belakang. Ayat 14 menyatakan bahwa jemaat Roma dipuji sebagai orang yang penuh kebaikan, berisi pengetahuan, dan mampu menasihati satu sama lain. Paulus menegaskan bahwa meski mereka telah percaya kepada Kristus, mereka tetap perlu saling menasihati dan menguatkan satu sama lain supaya iman mereka bertumbuh dan ajaran injil tersebar dengan benar.
Makna pokok ayat
Inti ayat ini adalah dorongan bagi komunitas percaya untuk saling melengkapi: kebaikan yang nyata, pengetahuan yang cukup, dan kemampuan menasihati. Paulus mengakui kualitas jemaat Roma, namun tujuan akhirnya adalah agar kebaikan dan pengetahuan itu diarahkan pada saling membangun dan pelayanan kepada sesama.
Tema-tema utama
Rujukan Alkitab terkait
Beberapa ayat yang relevan untuk memperdalam pemahaman tentang hubungan antarawal jemaat dan saling menasihati antara satu dengan yang lain:
Refleksi praktis
Jika kita berada dalam komunitas iman, mari kita menilai bagaimana kita menyeimbangkan kebaikan, pengetahuan, dan kemampuan menasihati. Kebaikan tanpa kebijaksanaan bisa menguatkan kesopanan luar, tetapi tanpa pengetahuan yang benar, nasihat bisa menyesatkan. Sebaliknya, pengetahuan tanpa kasih bisa berujung pada kritik yang membangun diri sendiri, bukan membangun yang lain. Berdoa agar Roh Kudus melimpahi kita dengan kasih, hikmat, dan keberanian untuk menasihati dengan kelembutan, demi kemuliaan Kristus.
Penutup singkat
Ayah Paulus menegaskan bahwa jemaat Roma layak mendapat pujian karena hidup mereka mencerminkan kebaikan dan keteguhan iman. Namun tujuan akhirnya adalah agar setiap anggota bertumbuh melalui saling membangun—dalam kebaikan, pengetahuan, dan nasihat yang membangun komunitas percaya. Biarlah kita belajar menasihati dengan kasih dan mendorong satu sama lain menuju iman yang hidup dalam Kristus.
Rujukan kutipan singkat dari tokoh-tokoh komentar publik domain: Matthew Henry menekankan bahwa nasihat yang diberkati menyehatkan gereja; Albert Barnes menekankan bahwa pengetahuan perlu disalurkan dalam kasih; Adam Clarke menegaskan pentingnya kelembutan dalam penyampaian nasihat. (Kutipan langsung tidak disertakan dalam kutipan panjang untuk menjaga gaya asli masing-masing komentator.)