Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Korintus 8:7 Tafsiran ayat Alkitab
1 Korintus 8:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi bukannya sekalian orang berpengetahuan ini. Maka ada beberapa orang yang hingga sekarang ini mahir dengan berhala dan makan yang sudah dipersembahkan kepada berhala, dan perasaan hati mereka itu, sebab lemah, menjadi najis.
1 Korintus 8:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Korintus 8:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 14:14 (IDN) »
Maka aku tahu dan yakin di dalam Tuhan Yesus, bahwa suatu pun tiada yang najis sendiri, melainkan kepada orang yang menyangkakan apa-apa najis, maka kepadanyalah najis.

Roma 14:22 (IDN) »
Adapun iman yang ada padamu itu, peganglah bagi dirimu di hadapan Allah. Berbahagialah orang yang tiada menyalahkan dirinya atas hal yang disangkakannya baik.

1 Korintus 8:9 (IDN) »
Tetapi ingatlah kamu, supaya jangan kebebasanmu itu menjadi suatu syak kepada orang yang lemah.
Penafsiran Utama
Ayat ini menyoroti bahwa meskipun seseorang mungkin berpengetahuan tentang hal-hal rohani, dampak moral dari tindakan tertentu tetap berbahaya bagi orang yang lemah. Dalam konteks makan barang yang dipersembahkan kepada berhala, Paulus menaruh perhatian pada konsekuensi bagi iman sesama Kristen yang masih lemah, sehingga perbuatan itu bisa menyebabkan mereka tersandung dan berbuat sesuatu yang menimbulkan najis bagi hati mereka.
Konteks Sastra
Dalam 1 Korintus pasal 8, Paulus membahas perkara makanan yang dipersembahkan kepada berhala. Ia menegaskan hak dan kebebasan umat percaya yang kuat (yang mengerti bahwa berhala itu tidak bermakna), tetapi menekankan batasan kasih terhadap sesama yang lemah iman. Ayat 7 menekankan bahwa tidak semua orang memiliki pengetahuan yang sama tingkatannya, sehingga ada risiko kerusakan moral pada mereka yang sensitif secara batin.
Signifikansi Teologis
Inti teologi di sana adalah kasih terhadap sesama di dalam kebebasan Kristus. Kebebasan Kristen tidak otomatis meniadakan tanggung jawab terhadap kesalehan batin orang lain. Allah memanggil umat-Nya untuk mempertimbangkan akibat tindakan mereka terhadap iman saudara seiman yang masih rapuh. Ayat ini menegaskan bahwa pertumbuhan rohani bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga pertimbangan etis mengenai bagaimana tindakan kita mempengaruhi komunitas iman.
Referensi Wacana Alkitabiah
Beberapa lintasan lintas alkitabiah yang relevan:
Pertanyaan Refleksi
Penutup Singkat
Ayat 7 mengingatkan bahwa pengetahuan tidak cukup tanpa kasih. Kebebasan kita dalam Kristus diimbangi oleh tanggung jawab untuk menjaga hati sesama, terutama mereka yang masih dalam tahap pertumbuhan iman. Dengan demikian, kemuliaan Allah terpampang dalam komunitas yang saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.
Catatan tentang kutipan klasik
Kutipan dari tokoh-tokoh penafsir berponi publik domain yang relevan:Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke digunakan secara singkat untuk menambah gambaran penafsiran. Jika ada kutipan eksplisit, akan dicantumkan dalam bagian ini secara tepat dan kontekstual sesuai edisi publik domain.
Kontak silang
Cross-references terkait: Roma 14; Filipi 2:3-4; Ibrani 10:24-25. Penjelasan singkat: Roma 14 menekankan menghormati perbedaan keyakinan bagian makanan dan perayaan; Filipi 2 menekankan kerendahan hati dan kepedulian terhadap kepentingan orang lain; Ibrani 10 menekankan persekutian komunitas yang mendorong iman semakin kuat.