Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Korintus 8:2 Tafsiran ayat Alkitab
1 Korintus 8:2 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Jikalau seorang menyangkakan dirinya mengetahui barang sesuatu, belumlah ia mengetahui sebagaimana patut diketahuinya.
1 Korintus 8:2 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Korintus 8:2 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 13:12 (IDN) »
Karena sekarang ini kita nampak di dalam cermin muka kelam; tetapi pada masa itu kelak muka bertentang dengan muka. Maka sekarang pengetahuanku belum sempurna, tetapi pada masa itu aku akan mengetahui sebagaimana aku juga telah diketahui.

1 Korintus 3:18 (IDN) »
Janganlah seorang pun menipu diri. Jikalau barang seorang di antara kamu menyangka dirinya sendiri bijak di dalam dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya boleh ia menjadi pandai.

1 Timotius 6:3 (IDN) »
Jikalau barang seorang mengajar pengajaran yang berbeda, dan tiada bersetuju dengan perkataan yang benar, yaitu perkataan Tuhan kita Yesus Kristus, dan pengajaran yang menuju ibadat kepada Allah itu,
Makna Ayat
Jika seseorang mengira dirinya mengetahui segala hal, sesungguhnya ia belum mengetahui dengan benar. Ayat ini menundukkan kesombongan pengetahuan manusia di hadapan kebenaran yang lebih luas dan mengajak pengikut Kristus untuk rendah hati dalam belajar serta terus meneliti kebenaran Allah.
Latar Belakang Kontekstual
Surat 1 Korintus ditulis Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus yang hidup di tengah budaya yang beragam, penuh pertentangan pendapat tentang kepatuhan kepada Tuhan, makanan, hukum, dan kebiasaan seiman. Pasal 8 menyoroti kebebasan berpendapat mengenai makanan yang dipersembahkan kepada berhala. Meski demikian, fokus utama pasal ini bukan pada makanan itu sendiri, melainkan pada sikap hati terhadap pengetahuan dan kasih terhadap sesama.
Observasi Penafsir
Gagasan Tema Utama
Hubungan dengan Ayat Lain
Inti Penafsiran dari Tokoh-Tokoh Sufi
Dalam tradisi penafsir abad lampau, para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa pengetahuan sejati memerlukan kerendahan hati dan kasih. Mereka menyoroti bahwa seorang percaya tidak boleh membentuk sikap superior atas sesamanya karena kebebasan iman yang dimiliki, melainkan menempatkan kasih sebagai ukuran utama.
Cross-References dan Maknanya
Beberapa ayat terkait menunjukkan benang merah: - Mengutamakan kasih lebih dari pengetahuan (1 Korintus 13). - Ketekunan dalam belajar dan ketaatan terhadap Tuhan mematangkan pengertian rohani (Efesus 4:13-15). Penjelasan singkat: Meskipun kita memiliki kepercayaan yang kuat atau pengetahuan teologis, kita tetap harus bertumbuh dalam kasih dan rendah hati agar tidak membawa kerusakan karena kesombongan intelektual.
Arah Praktis