Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
1 Timotius 6:1 1 Timotius 6:2 1 Timotius 6:3 1 Timotius 6:4 1 Timotius 6:5 1 Timotius 6:6 1 Timotius 6:7 1 Timotius 6:8 1 Timotius 6:9 1 Timotius 6:10 1 Timotius 6:11 1 Timotius 6:12 1 Timotius 6:13 1 Timotius 6:14 1 Timotius 6:15 1 Timotius 6:16 1 Timotius 6:17 1 Timotius 6:18 1 Timotius 6:19 1 Timotius 6:20 1 Timotius 6:21



1 Timotius 6:3 (IDN) — Menjauhi Ajaran yang Menyimpang
Pasangan konteks: Rasul Paulus menasihatkan jemaat di Efesus tentang ajaran yang sejajar dengan Injil Kristus dan mencegah penyimpangan dari jalan iman. Zaman gereja mula-mula bergulat dengan ajaran yang menekankan hukum manusia, tradisi, atau slogan religius tanpa inti pemberitaan kasih karunia dalam Kristus. Ayat ini menegaskan bahwa setiap pengajaran yang tidak sesuai dengan inti “perkataan Tuhan kita Yesus Kristus” dan “pengajaran yang menuju ibadat kepada Allah” adalah bertentangan dengan panggilan gereja.
Inti makna ayat
Ayat ini menyoroti dua tes utama bagi pengajaran: 1) keselarasan dengan Kristus sebagai pusat ajaran, 2) tujuan pengajaran itu menumbuh iman yang hidup melalui ibadah kepada Allah. Pengajar diingatkan bahwa kebenaran tidak berhenti pada bingkai moralisme atau ritual semata, melainkan mengarah pada persekutuan dengan Allah melalui iman kepada Kristus. Jika ajaran menyalahi kedua unsur ini, maka ia menyimpang dari pewartaan yang benar.
Tema utama
Rujukan berhubungan
Beberapa bagian lain menegaskan pola serupa:
Pandangan para penafsir (ringkas)
Para penafsir publik domain menekankan bahwa Paulus menegaskan otoritas Kristus sebagai pusat ajaran gereja. Matthew Henry menekankan bahwa pengajaran yang benar mengarahkan jiwa kepada ibadah tulus kepada Allah; Albert Barnes menyoroti bahwa ajaran yang bertentangan membawa kekaburan terhadap inti kebenaran injil; Adam Clarke menambahkan bahwa pengajaran semacam itu menimbulkan keretakan dalam iman dan ibadah yang hidup. Dalam sinergi pandangan ini, ayat ini mengajak jemaat untuk menilai ajaran dengan patokan keutuhan Kristus dan tujuan ibadah kepada Allah.
Ingatannya praktis
Bagaimana kita menerapkan arahan ini hari ini?
Penutup singkat
Ayat ini mengingatkan jemaat bahwa fondasi teguh iman adalah khidmat kepada Allah melalui Kristus. Pengajaran yang tidak berakar pada “perkataan Tuhan kita Yesus Kristus” atau yang tidak memupuk ibadah yang tepat kepada Allah bukan bagian dari pewartaan yang benar. Jemaat diajak tetap setia pada Injil yang memuliakan Kristus dan mengarahkan hidup kepada penyembahan yang benar.