Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Timotius 4:1 Tafsiran ayat Alkitab
1 Timotius 4:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi Roh itu berkata dengan nyata, bahwa pada akhir zaman beberapa orang akan gugur daripada iman, sebab berpaling kepada penguasa, yang menyesatkan orang, dan kepada beberapa pengajaran setan-setan,
1 Timotius 4:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Timotius 4:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Petrus 2:1 (IDN) »
Tetapi dahulu ada juga beberapa nabi palsu di antara kaum itu, demikian pula di antara kamu akan ada kelak beberapa guru palsu, yang akan membawa pengajaran sesat dengan sulit, yang membinasakan orang, maka mereka itu menyangkali Tuhan yang telah menebus mereka itu, serta mendatangkan ke atas dirinya kebinasaan dengan segeranya.

Yudas 1:18 (IDN) »
sebagaimana mereka itu sudah mengatakan kepada kamu, bahwa pada akhir zaman akan datang kelak beberapa pengolok, yang menurut hawa nafsunya yang jahat itu.

1 Timotius 4:1 (IDN) — Pengajaran Roh tentang Zaman Akhir
Rangkaian ayat ini menghantar kita ke suasana gereja pada masa apostolik, ketika Paulus memperingatkan Timotius tentang ancaman ajaran yang menyesatkan dan kekurangan iman dalam komunitas percaya. Ayat ini menegaskan bahwa Roh Kudus dengan tegas meramalkan bahwa di akhir zaman ada orang-orang yang meninggalkan iman karena mengikuti penguasa-penguasa setan dan ajaran-ajaran yang datang dari roh-roh jahat.
Pengungkapan tentang Tuhan, Iman, dan Kebenaran
Ayat ini menyoroti bahwa kebenaran Alkitab bukan sekadar masalah pengetahuan, melainkan ketaatan hati terhadap Tuhan. Roh Kudus yang benar menyingkapkan realitas umat manusia yang mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar jika tidak berpegang pada Kristus. Di tengah kebingungan doktrin, iman tetap menjadi landasan; menolak iman berarti membuka pintu bagi tipu daya rohani yang berakar pada kemerosotan karakter moral maupun teologis.
Interpretasi kata kunci dan gambaran penting
Cross-references terkait
Beberapa bagian Alkitab lain memberi konteks serupa tentang bahaya ajaran sesat dan pentingnya tetap setia pada iman:
Penjelasan singkat: Ketiga bagian ini menekankan bahwa iman Kristus tidak bisa dipertahankan hanya dengan penalaran manusia, melainkan dengan ketekunan berpegang pada firman Allah dan hidup dalam kasih.
Aplikasi bagi kehidupan jemaat masa kini
Ayat ini mengajak kita untuk: - Menguji ajaran baru dengan terang Alkitab dan doa. - Menjaga integritas iman melalui disiplin rohani: membaca Alkitab, berdoa, dan bergantung pada komunitas percaya. - Menghindari pengikut-pengajar yang membangun sandiwara atau menonjolkan sensasi, alih-alih menuntun pada Kristus yang hidup.
Rujukan pendalaman (kutipan ringkas dari para komentator publik domain yang relevan):
Dalam pandangan historis, beberapa pengulas memberi fokus pada peringatan terhadap ajaran-ajaran palsu yang menyusup ke dalam gereja awal karena tekanan eksternal dan kemajuan budaya. Mereka menekankan pentingnya pemeliharaan iman melalui pewahyuan firman Allah yang tetap sama.
Ringkasnya, 1 Timotius 4:1 menegaskan bahwa kebenaran yang dapat diandalkan tidak berubah; Roh Kudus menegaskan bahaya mengabaikan iman untuk mengikuti ajaran yang menyesatkan. Jemaat diajak tetap teguh pada Kristus, menguji segala ajaran, dan hidup dalam kasih serta kebenaran yang dinyatakan dalam Alkitab.