Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 9:18 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 9:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Setelah itu maka disembelihkannya lembu jantan dan domba jantan itu akan korban syukur karena orang banyak; maka anak-anak Harunpun membawa darah itu kepadanya, lalu dipercikkannya keliling kepada mezbah.
Imamat 9:18 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 9:18 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 5:1 (IDN) »
Di dalam hal kita dibenarkan oleh karena iman, ada kita beroleh sentosa dengan Allah oleh sebab Tuhan kita, Yesus Kristus,

Efesus 2:14 (IDN) »
Karena Ia sendiri menjadi perdamaian kita, yang menjadikan dua pihak itu satu dan merobohkan dinding penyekat yang di tengah, yaitu perseteruan itu, dengan menyerahkan tubuh-Nya,

Kolose 1:20 (IDN) »
dan oleh sebab Dia segala sesuatu diperdamaikan oleh Allah dengan diri-Nya (setelah diperbuat-Nya perdamaian dengan darah-Nya di kayu salib itu), maka oleh sebab Dia juga diperdamaikan-Nya baik segala yang di bumi baik segala yang di langit.
Imamat 9:18 (IDN) — Setting up a korban syukur
Teks ini berada pada bagian awal pelaksanaan ibadah imam-imam Harun di Kemah Suci setelah kurban-kurban persembahan dipersiapkan dan dipersembahkan. Setelah korban api dari bakaran dan korban dingin diterima, korban syukur menjadi bagian penting dari ibadah nasional. Ayat ini menegaskan bahwa umat membawa korban syukur sebagai wujud syafaat dan pengakuan atas pemeliharaan Allah. Anak-anak Harun turut terlibat dengan membawa darah dan menguduskan mezbah dengan cermat, menunjukkan bahwa ibadah umat Allah adalah tindakan komunal yang melibatkan imam sebagai perantara dan umat sebagai peserta.
Makna teologis utama
Yang utama adalah kehadiran Allah yang berkenan terhadap korban syukur: persembahan yang merangkum syukur atas penyertaan ilahi. Darah korban simbolik memberi pengakuan atas pengampunan dan persekutuan; penyiraman darah keliling mezbah menegaskan umat secara aktif berpartisipasi dalam perwujudan ibadah di hadapan-Nya. Peranan para imam menegaskan fungsi perantaraan antara Allah dan umat, sambil menegaskan kedaulatan-Nya dalam penebusan.
Penjelasan kata dan gambar penting
Hubungan dengan bagian lain
Beberapa bagian yang relevan menambah konteks: pertama, bagian korban bakaran dan persembahan lain yang mengantar masuknya pemeliharaan-Nya; kedua, peran Nabi dan Imam dalam memimpin ibadah; ketiga, ajaran tentang syukur sebagai hidup yang berkenan kepada Allah. Melalui gambaran ini, kita melihat bahwa penyembahan tidak hanya persembahan materi, tetapi juga respons hati dalam kepatuhan.
Penggalan pandangan para komentator terkemuka (ringkas)
Matthew Henry menekankan bahwa syukur adalah bagian inti ibadah yang menyatakan kehendak Allah dan penyertaan-Nya. Albert Barnes menyoroti hubungan antara darah dan perjanjian, menunjukkan bahwa perantaraan imam mengarahkan umat pada kemurnian ritual. Adam Clarke menekankan pentingnya partisipasi umat dalam ibadah yang tertib dan berkenan di hadapan Allah. Catatan singkat: kutipan langsung kata-kata mereka tidak disertakan penuh di sini, tetapi esensi pandangan mereka dipakai secara terintegrasi dalam penafsiran ini.
Ayat silang yang terkait
Beberapa rujukan penting: (1) Keluaran 29:38-42 — tata cara persembahan sejak masa pendirian kemah; (2) Mazmur 50:14-15 — ajakan memberi korban ucapan syukur sebagai tindakan ibadah total; (3) Ibrani 13:15-16 — penyembahan dengan puji-pujian melalui korban ucapan syukur yang berbuah perbuatan baik.
Penjelasan singkat: Ketiga referensi menekankan bahwa penyembahan sejati adalah gabungan antara tindakan ibadah material dan respons hidup yang tunduk kepada Allah, dengan makna syukur yang berkelindan dalam doa, pujian, dan keadilan sosial.
Aplikasi bagi kehidupan kini