Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 9:21 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 9:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi dada dan bahu yang kanan itu ditimang-timang oleh Harun akan korban timangan di hadapan hadirat Tuhan, setuju dengan perintah Musa.
Imamat 9:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 9:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 7:30 (IDN) »
Dengan tangannya sendiri hendaklah dibawanya dari padanya barang yang ditentukan akan korban api bagi Tuhan, yaitu lemaknya serta dengan dadanya hendaklah dibawanya, supaya ia itu ditimang-timang bagi korban timangan di hadapan hadirat Tuhan.

Keluaran 29:24 (IDN) »
Taruhlah dia di atas tangan Harun dan di atas tangan anak-anaknya laki-laki, maka hendaklah kautimangkan dia bagai korban timangan di hadapan hadirat Tuhan,

Keluaran 29:26 (IDN) »
Maka ambillah juga akan dada domba jantan dari pada korban tahbis yang Harun punya, timangkanlah dia di hadapan hadirat Tuhan akan korban timangan; maka ia itu akan menjadi bahagianmu.
Imamat 9:21 (Versi IDN)
Ayat ini menampilkan momen liturgi yang penuh makna saat persiapan kurban persembahan dilakukan di hadapan Allah. Harun mengangkat dan menimang dada dan bahu kanan sebagai bagian dari persembahan, sebagai tindakan simbolis pengudusan dan pemberian diri kepada Tuhan. Frasa "dada dan bahu yang kanan" menekankan bagian terpenting dari korban yang menandai penerimaan persembahan umat oleh hadirat-Nya. Ayat ini juga menegaskan kepatuhan terhadap perintah Musa, menunjukkan keteraturan ritus yang membawa umat Israel kepada persekutuan dengan Tuhan.
Ayat ini dalam konteks pasal
Pasal 9 menggambarkan upacara pembukaan pelayanan imam besar dan persembahan-persembahan perdana setelah tabut ditempatkan di kemah pertemuan. Tujuan utamanya adalah pendirian hubungan ritus antara umat Israel dengan Allah melalui perlambangan korban dan persembahan. Ayat 21 menekankan tindakan simbolik yang menyatakan penerimaan Allah terhadap persembahan umat dan penegasan otoritas perintah yang diberikan melalui Musa.
Pokok pengajaran utama
Kaitan dengan bagian lain Alkitab
- Keluaran 29:20-21 menampilkan konsekuensi rohani dari penumpangan darah dan penetapan bagian-bagian korban, memperkaya makna persembahan yang diterima di depan Tuhan. Jika ada kutipan ringkas diperlukan, ingat: tidak menuliskan teks penuh.
- Bilangan 15:22-23 mengulas bagaimana umat berurusan dengan persembahan yang diserahkan kepada Tuhan, menekankan kepatuhan terhadap ketetapan ilahi.
- Imamat 7:3-6 menjelaskan bagian-bagian persembahan yang diserahkan bagi Imam, sehingga gambaran dada dan bahu beresonansi dengan pembagian bagian korban dalam pelayanan di kemah.
Pandangan penafsir terdahulu (summarized, tanpa kutipan panjang)
Para penafsir klasik menekankan bahwa tindakan Harun menimang dada dan bahu kanan adalah tindakan yang mengesahkan persembahan umat serta menunjukkan keutuhan ritus dan ketaatan tahta ilahi. Mereka menegaskan bahwa inti ibadah adalah penerimaan Allah atas persembahan yang dilakukan menurut perintah-Nya.
Aplikasi praktis bagi pembaca modern
Ayat ini mengingatkan bahwa ibadah yang berkenan pada Tuhan lahir dari ketaatan terhadap firman-Nya dan pemazhaban terhadap tata cara yang telah ditetapkan-Nya. Dalam kehidupan iman, kita dipanggil menawarkan diri secara total kepada Tuhan: tidak sekadar bagian-bagian yang mudah, melainkan seluruh hati dan komitmen kita, disalurkan melalui disiplin rohani dan ketaatan yang konsisten.
Kaitan silang (cross-references) dan penjelasan singkat
Penafsir klasik yang disebutkan secara ringkas: rangkuman pandangan mereka menegaskan bahwa tindakan Harun mencerminkan kepatuhan kepada perintah Tuhan melalui pemimpin-Nya dan makna simbolis dari bagian persembahan yang diterima di hadirat-Nya.
Ringkasan: Imamat 9:21 menampilkan momen simbolis ketika umat menyatakan serah-total melalui persembahan yang diserahkan sesuai perintah Musa, dengan Allah menerima korban lewat tindakan liturgi yang teratur. Ayat ini menguatkan gagasan bahwa ibadah yang berkenan adalah ibadah yang lahir dari ketaatan dan iman yang disalurkan melalui ritus ilahi.