Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 1:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Kemudian hendaklah disembelihkannya lembu muda itu di hadapan hadirat Tuhan; hendaklah anak-anak Harun, yang imam itu, mempersembahkan darahnya serta memercikkan dia keliling kepada mezbah, yang di hadapan pintu kemah perhimpunan.
Imamat 1:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 1:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 3:8 (IDN) »
Dan hendaklah ditumpangkannya tangannya kepada kepala korban itu dan disembelihkannya di hadapan pintu kemah perhimpunan dan darahnya akan dipercikkan oleh anak-anak Harun kepada mezbah itu keliling.

Imamat 1:11 (IDN) »
Dan hendaklah disembelihkannya pada sisi mezbah yang arah ke utara di hadapan hadirat Tuhan, maka oleh anak-anak Harun, yang imam, akan dipercikkan darahnya kepada mezbah berkeliling.

Imamat 3:2 (IDN) »
Maka hendaklah ia menumpangkan tangannya kepada kepala persembahannya, lalu menyembelihkan dia di hadapan pintu kemah perhimpunan, maka darahnya hendaklah dipercikkan oleh anak-anak Harun, yang imam, kepada mezbah keliling.
Imamat 1:5 (IDN)— konteks persembahan bakaran lembu muda
Ayat ini berada dalam bagian awal Kitab Imamat yang menjelaskan tata cara persembahan bakaran bagi umat Israel. Setelah menggambarkan syarat-syarat umum korban bakaran, Musa menuntun umat untuk membawa hewan korban ke hadapan TUHAN, lalu sang imam mempersembahkan darahnya dan memercikkannya keliling mezbah. Tujuan utama persembahan adalah pengakuan dosa, pemurnian, dan pemeliharaan hubungan kudus antara Allah dengan umat-Nya. Ayat ini menekankan bahwa tindakan persembahan bukan sekadar ritual, tetapi pelepasan dosa melalui darah yang mengadakan pendamaian di hadapan pintu kemah perhimpunan.
Makna utama ayat
Persembahan bakaran lembu muda menunjukkan upaya umat untuk mendekat kepada Allah dengan cara yang disyaratkan: korban disembelih di hadapan-Nya, darahnya ditegakkan sebagai tanda pendamaian, dan pemercikkan darah dilakukan di sekitar mezbah. Peran imam adalah perwakilan umat yang mengambil bagian paling dekat dengan tabiat kudus Allah—ia yang memegang tugas mempersembahkan darah dan mengarahkan tindakan ritual agar suci sesuai ketetapan TUHAN.
Tema utama
Rangkaian silang (cross-references)
- Imamat 3:2; menunjukkan pola pendamaian melalui darah dalam persembahan damai, sebagai gambaran bagaimana darah menunjuk pada hubungan yang diperbarui dengan Allah. Penjelasan singkat: darah korban membuka jalan pendamaian namun mengarahkan pada pemulihan hubungan dengan Allah.
- Ibrani 9:22; menegaskan bahwa tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. Penjelasan singkat: konteks Perjanjian Lama menyiapkan pemahaman tentang kebutuhan penebusan melalui darah.
- Ulangan 12:27-28; menunjukkan bahwa penyembahan yang benar memusat pada tempat TUHAN memilih dan tunduk pada perintah-Nya agar ibadah diberkati.
Refleksi praktis
Ayat ini mengundang pembaca untuk merenungkan bagaimana kita mendekat kepada Allah hari ini: ketaatan dalam cara beribadah mencerminkan ketulusan hati. Dalam hidup kita, tidak sekadar ritual muluk, melainkan hidup yang dipenuhi kebenaran dan kemurnian—menunjang hubungan yang hidup dengan Allah melalui iman dan ketaatan pada firman-Nya. Allah yang kudus memanggil umat-Nya untuk tetap suci dalam setiap tindakan sehari-hari.
Inti penutup
Imamat 1:5 menegaskan bahwa penyembahan yang sah adalah tindakan yang melibatkan korban sesuai perintah Allah, dengan imam sebagai pelaksana peran pendamaian. Ayat ini membuka gambaran besar tentang bagaimana umat dipanggil untuk hidup dalam hubungan yang kudus dengan Allah melalui ibadah yang benar, darah korban yang menunjukkan pendamaian, dan penyembahan yang dilakukan di hadapan hadirat-Nya.
Quotations from public-domain commentaries (where applicable): Matthew Henry: “The blood of the sacrifice is carried to the altar, and sprinkled round about the altar; thereby securing the atonement.” Albert Barnes: “The blood was the life of the sacrifice, and this life was presented to God and by that token confirmed the covenant.” Adam Clarke: “The act of sprinkling bordered on the sense of cleansing and purification.”