Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 1:11 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 1:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan hendaklah disembelihkannya pada sisi mezbah yang arah ke utara di hadapan hadirat Tuhan, maka oleh anak-anak Harun, yang imam, akan dipercikkan darahnya kepada mezbah berkeliling.
Imamat 1:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 1:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 1:5 (IDN) »
Kemudian hendaklah disembelihkannya lembu muda itu di hadapan hadirat Tuhan; hendaklah anak-anak Harun, yang imam itu, mempersembahkan darahnya serta memercikkan dia keliling kepada mezbah, yang di hadapan pintu kemah perhimpunan.

Keluaran 40:22 (IDN) »
Maka ditaruhnyalah akan meja itu dalam kemah perhimpunan pada sebelah kemah sembahyang yang arah ke utara, di luar tirai dinding.

Imamat 7:2 (IDN) »
Pada tempat penyembelihan korban bakaran itu hendaklah disembelihkannya korban karena salahpun, dan darahnya hendaklah dipercikkan keliling kepada mezbah.
Imamat 1:11 (IDN) — Penyembelihan korban bakaran di mezbah
Dalam konteks kitab Imamat, pasal ini menjelaskan tata cara persembahan korban bakaran bagi umat Israel. Ayat ini menggambarkan bagaimana daging korban yang dipersembahkan disembelih di sisi mezbah yang menghadap ke arah utara, di hadapan Tuhan, lalu darahnya dipercikkan pada mezbah berkeliling oleh imam dari kaum Lewi. Ketetapan ini menegaskan kemuliaan dan kekudusan ibadah, serta perlunya ritual yang tepat sebagai ungkapan pengakuan dosa dan ketergantungan kepada Allah.
Makna pokok
Ayat ini menekankan dua hal utama: (1) ketaatan terhadap tata cara persembahan yang ditetapkan Allah; (2) penyucian dan pemantapan hubungan antara umat dengan hadirat Allah melalui perantaraan imam. Penempatan arah mezbah ke utara dan tindakan darah yang dipercikkan menunjukkan bahwa setiap unsur persembahan dipertanggungjawabkan secara ritus, sehingga memuliakan Allah yang kudus.
Apa yang diangkat oleh ayat ini, dua hingga tiga tema kunci
Konteks silang dan referensi terkait
Beberapa bagian yang relevan untuk memahami pola persembahan meliputi:
Inti hubungan dengan bagian-bagian lain adalah fokus pada kemurnian, kepatuhan, dan perantaraan imam sebagai jalan untuk umat berhubungan dengan hadirat Allah.
Refleksi praktis
Ayat ini mengajak pembaca untuk merenungkan bagaimana kita menghormati Tuhan dalam tata cara hidup kita sehari-hari: ketepatan dalam tindakan ibadah, integritas dalam perilaku, serta kesadaran bahwa pendamaian dan pengurbanan adalah prasyarat untuk hidup dalam hadirat Allah. Dalam konteks Kekristenan, kita diingatkan bahwa pengorbanan Kristus telah memenuhi makna darah dan pemurnian, sehingga kita dipanggil untuk menghormati kasih-Nya dengan hidup yang kudus.
Penutup singkat
Ayat ini menegaskan bahwa penyembahan sejati melibatkan ketaatan ritus, peranan imam sebagai perantara, dan pemurnian yang dilukiskan melalui darah korban. Semua unsur ini membentuk pola yang bertujuan mengikat umat pada hadirat Allah dengan cara yang kudus dan teratur.
Cuplikan pendapat tokoh pendahulu
Para komentator publik domain menyoroti pentingnya tata ibadah yang tepat dan makna simbolis darah korban sebagai simbol pengudusan. Mereka menekankan bahwa ritus ini bertujuan membangun kesatuan umat dalam pengabdian kepada Allah yang kudus. (Cuplikan singkat dari komentar klasik: “Persembahan harus mengikuti perintah dengan ketelitian; darah adalah simbol pemurnian.”)
Penyebutan silang singkat
Imamat 1:5-9 — urutan ritual penyembelihan dan penyucian; Yehezkel 22:25-26 — ketetapan kemurnian imam dan mezbah; Ibrani 9:22 — tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.