Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 1:16 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 1:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka temboloknya dan bulunya hendak dilalukannya, dibuang pada sebelah timur mezbah di tempat abu itu.
Imamat 1:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 1:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 6:10 (IDN) »
Maka imam itu akan memakai baju kain rami dan serual kain rami, lalu mengangkat segala abu korban bakaran, yaitu setelah sudah dimakan habis oleh api di atas mezbah akan dia, dan hendaklah ditaruhnya akan abu itu pada sisi mezbah.

Imamat 4:12 (IDN) »
Segenap lembu muda itu akan dibawa olehnya keluar dari pada tempat tentara kepada suatu tempat yang suci, ke tempat orang membuang abu, maka hendaklah dibakarnya habis akan dia dengan api di atas kayu, maka di tempat orang membuang abu hendaklah dibakar habis akan dia.

Imamat 16:27 (IDN) »
Maka adapun lembu muda korban karena dosa dan domba jantan korban karena dosa, yang darahnya telah dibawa masuk ke dalam tempat yang suci akan mengadakan gafirat, ia itu hendaklah dibawa orang ke luar tempat tentara dan dibakar habis dengan api, baik kulitnya baik dagingnya baik isi perutnya.
Imamat 1:16 (IDN) — Penjagaan Kekudusan Persembahan Korban Bakaran
Dalam rangka hukum korban bakaran yang diperintahkan Tuhan, Imamat 1 menjelaskan proses penyembelihan, pembersihan, dan pemindahan bagian korban. Frasa ini menyoroti bagian najisnya yang dibuang dengan cara tertentu untuk menjaga kekudusan persembahan dan kemuliaan nama Tuhan. Ayat ini mencatat bahwa tembolok dan bulu korban dibuang ke tempat tertentu di sebelah timur mezbah, dekat tempat abu, sebagai bagian dari pemisahan bagian yang tidak dipakai untuk jamuan atau persembahan.
Makna utama ayat
Inti ayat ini adalah penegasan hukum ritual tentang bagaimana bagian fisik korban yang dianggap tidak perlu bagi persembahan dipisahkan dengan tata tertib dan ditempatkan di lokasi yang telah ditetapkan. Pembuangan tembolok dan bulu di sebelah timur mezbah menunjukkan pola yang terstruktur: keberdosaan dipisahkan dari bagian persembahan yang dapat dipakai untuk nyala api, sehingga fokus tetap pada kemuliaan Tuhan dan ketaatan umat terhadap perintah-Nya.
Tema kunci
Cross-references yang relevan
Beberapa rujukan yang menguatkan tema kekudusan dan tata cara persembahan dalam Perjanjian Lama meliputi:
Implikasi praktis
Ayat ini mengingatkan umat percaya bahwa hidup beriman membutuhkan ketaatan terhadap tata cara yang telah ditetapkan Tuhan. Ketaatan bukan sekadar aktivitas lahiriah, melainkan pembentukan karakter yang menghormati kemuliaan-Nya. Dalam konteks kekristenan, prinsip kekudusan dan ketertiban liturgi juga mengarahkan kita pada pola ibadah yang tertib, hormat, dan penuh pengakuan akan kekuasaan Tuhan.
Refleksi singkat
Bagaimana kita menjaga kekudusan dalam ibadah sehari-hari? Momen pembersihan hati dan latihan disiplin rohani menjadi bagian dari pemurnian diri untuk memuliakan Tuhan dalam cara-cara yang praktis dan teratur.
Ringkasan
Ayat ini menegaskan bahwa bagian-bagian tertentu dari korban yang tidak dipakai untuk persembahan dibuang secara teratur di lokasi tertentu sebagai bagian dari kekudusan dan kedisiplinan liturgi. Pembelajaran bagi umat percaya adalah taat pada perintah Tuhan dengan menjaga kemurnian ibadah.
Quotations: Tidak ada kutipan langsung lengkap dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam fragmen ini yang digunakan secara verbatim. Narasi ini merangkum pandangan umum para komentator publik-domain secara sintetis tanpa menyalin teks panjang mereka. Jika diperlukan, Anda dapat merujuk ringkasannya pada bagian komentar klasik mengenai kekudusan dan tata cara korban bakaran.