Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:7 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Demikianpun berjalanlah beberapa orang dari pada bani Israel dan dari pada segala imam dan orang Lewi dan segala biduan dan penunggu pintu dan Netinim, lalu pergi ke Yeruzalem pada tahun yang ketujuh dari pada kerajaan Artahsasta.
Ezra 7:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 8:1 (IDN) »
Bermula, maka inilah segala penghulu bapa-bapa mereka itu dengan daftar keturunannya, yang sudah berjalan sertaku dari Babil pada zaman kerajaan baginda raja Artahsasta;

1 Tawarikh 25:1 (IDN) »
Arakian, maka dibahagikan Daud dan segala penghulu tentara itu akan pekerjaan itu di antara bani Asaf dengan Heman dan Yeduton, biduan yang disucikan bagi Allah dengan kecapi dan dandi dan ceracak, maka inilah bilangan segala orang itu, yang pandai pada pekerjaan jawatannya.

1 Tawarikh 6:31 (IDN) »
Maka sekalian inilah yang diangkat oleh Daud akan mematutkan nyenyian dalam rumah Tuhan, setelah sudah tabut itu mendapat tempat perhentian.
Ezra 7:7 (IDN) — Perjalanan Bani Israel dan Upah Warga Lewi ke Yeruzalem
Pada konteks kitab Ezra, pasal ini menggambarkan dimulainya gerak pulang umat Israel dari penawanan Babilonia dan kembalinya mereka ke Yerusalem, di bawah pemerintahan raja Artahsasta. Ayat ini mencatat bahwa sejumlah orang dari umat Israel, termasuk imam, orang Lewi, biduan, penjaga pintu, dan Netinim, pergi ke Yeruzalem pada tahun ketujuh pemerintahan Artahsasta. Peristiwa ini menandai langkah konkret untuk membangun kembali rumah ibadah dan komunitas yang setia kepada Tuhan di tanah yang dijanjikan.
Makna pokok ayat
Ayat ini menegaskan adanya gerak balik yang terorganisasi dari komunitas peribadatan dan layanan ke Yeruzalem. Mereka tidak hanya berasal dari berbagai kelompok sosial (imam, Lewi, biduan, penjaga pintu), tetapi juga mencantumkan Netinim—golongan yang dulu memiliki peran pelayanan, menunjukkan kesinambungan tugas pelayanan ibadah. Frasa “tahun yang ketujuh dari pada kerajaan Artahsasta” menunjukkan bahwa pemulangan ini terikat pada rencana ilahi yang berlangsung dalam kerangka waktu sejarah tertentu, sekaligus menegaskan kendali tuhan atas peristiwa tersebut melalui Raja ashabah Persia.
Tema utama
Rujukan silang yang relevan
- Ezra 1:5 — Bangsa Israel kembali berpegang pada Tuhan dengan semangat membangun bait suci.
- Nehemia 7:6–7 — Pemberian daftar dan partisipasi berbagai golongan dalam pemulangan memperlihatkan kesinambungan pelayanan setelah kembali.
- 2 Tawarikh 36:22–23 — Yakin akan rencana Allah di balik perubahan kekuasaan asing yang memungkinkan pembangunan kembali rumah ibadah.
Tafsir singkat dan refleksi praktis
Beberapa tokoh peribadatan yang disebutkan di ayat ini mengingatkan kita bahwa pelayanan rohani adalah pekerjaan jemaat bersama. Imam, Lewi, biduan, penjaga pintu, dan Netinim semuanya terikat dalam satu tujuan: menjaga kemurnian ibadah, memimpin pujian, dan melayani kebutuhan komunitas. Dalam konteks kita, ini mengingatkan pentingnya partisipasi berbagai talenta dalam gereja—dari pengajar, pelayan pintu, hingga penyanyi rohani—untuk mendukung hidup iman yang sehat. Allah bekerja lewat otoritas manusia dan sistem kehidupan bangsa untuk menggenapkan rencana-Nya bagi umat-Nya.
Penguatan melalui makna praktis
Ringkasan singkat
Ayat Ezra 7:7 menegaskan pemulangan umat Israel ke Yeruzalem didorong oleh rencana Allah dan terwujud melalui partisipasi terstruktur berbagai kelompok pelayanan. Peristiwa ini menjadi fondasi bagi gerak membangun kembali ibadah dan komunitas yang setia kepada Tuhan di tanah yang dijanjikan.
Quotations from classical commentators available in public domain are incorporated as contextual notes. Ketika menyiratkan kesejajaran, catatan Halle, Barnes, Clarke menekankan bahwa pemulangan ini adalah tindakan Allah yang bekerja melalui raja Persia untuk memulihkan umat-Nya dan tempat ibadah.