Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:6 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
berjalanlah Ezra ini dari negeri Babil, maka adalah ia seorang katib yang alim pada taurat Musa, yang sudah diberikan oleh Tuhan, Allah orang Israel, maka dikaruniakan baginda akan dia segala kehendaknya, sekadar tangan Tuhan, Allahnya, berlaku atasnya.
Ezra 7:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 8:22 (IDN) »
Karena malulah aku meminta kepada baginda barang tentara dan orang berkendaraan akan menolong kami dari pada segala musuh di jalan, tegal kami sudah bersembah kepada baginda demikian: Bahwa tangan Allah kami adalah dengan baiknya atas segala orang yang mencahari Dia, tetapi kuasa-Nya dan murka-Nya melawan segala orang yang meninggalkan Dia.

Ezra 7:28 (IDN) »
dan dicenderungkannya kepadaku keridlaan baginda dan segala menterinya dan segala panglima perang baginda! Maka sebab itu aku telah memberanikan diriku, sekadar tangan Tuhan, Allahku, berlaku atasku, sehingga segala penghulu dari antara orang Israel telah kuhimpunkan akan berjalan sertaku.

Ezra 8:31 (IDN) »
Setelah itu maka berangkatlah kami dari sungai Ahawa pada dua belas hari bulan yang pertama, lalu berjalan ke Yeruzalem; maka tangan Allah kami adalah berlaku atas kami, diluputkannya kami dari pada tangan musuh dan dari pada segala pengadang di jalan.
Overview singkat Ezra 7:6
Ayat ini memperkenalkan Ezra, seorang penulis dan ahli Taurat, sebagai tokoh utama dalam periode kembalinya orang Israel dari pembuangan. Ia disebut sebagai katib yang alim pada Taurat Musa, sebuah jabatan yang menegaskan pengetahuan, ketelitian, dan komitmen pada firman Allah. Ayat ini menyoroti bagaimana Tuhan dengan tangan-Nya yang berkarya memberi kelangsungan hidup dan mendorong rencana-Nya lewat manusia yang setia.
Ayat dalam konteks pasal
Ezra 7 mencatat perjalanan Ezra dari Babil ke Yerusalem sebagai bagian dari kembalinya bangsa Israel untuk memperbaiki ibadah dan hukum. Dalam ayat ini, fokusnya pada sifat pribadi Ezra—pendeta taurat, scribe yang terlatih—menegaskan bahwa pemulihan bangsa dimulai melalui pewarnaan rohani yang dibawa oleh pemimpin-pemimpin yang berkomitmen pada firman Tuhan. Tuhan bekerja melalui niat hati Ezra yang teguh dan kepatuhan kepada perintah-Nya.
Inti spiritual utama
Pelajaran utama ayat ini adalah bagaimana karunia dan tugas diberikan oleh Tuhan kepada mereka yang siap dipakai-Nya. Ketaatan Ezra pada Taurat menjadi dasar kepercayaan publik tentang kedaulatan Allah dalam sejarah bangsa-Nya. Allah tidak hanya memanggil, tetapi juga memberi kemampuan (tangan Tuhan) agar pekerjaan-Nya berjalan sesuai rencana di tengah keadaan yang menantang.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Cross-reference singkat: Ezra 9–10 menekankan perlunya penyucian bangsa sebelum beribadah dalam imajinasi baru pasca-pembuangan; Nehemia 8 menyoroti pentingnya membaca hukum dengan penjelasan untuk membangun iman umat.
Aplikasi praktis
Catatan editorial singkat
Beberapa landasan tafsiran klasik menonjolkan bahwa Ezra adalah contoh pejabat taurat yang mengimbangi peran kepemimpinan dengan kedalaman pengetahuan Alkitab. Kutipan pendek berikut menegaskan gagasan bahwa kebenaran firman Allah menjadi basis dari segala rencana baik dalam sejarah umat percaya.
Quotable notes: "Tangan Tuhan, Allahnya, berlaku atasnya." (parafrase ringkas) — refleksi bahwa keluasan kuasa-Nya melingkupi setiap langkah Ezra dalam tugasnya.
Rujukan silang singkat
Ezra 7:6 dengan Nehemia 8 dan 9 menunjukkan bagaimana pembacaan, penjelasan, dan penerapan firman Allah menjadi kunci untuk pemulihan iman dan ibadah bangsa. Selain itu, 2 Timotius 3:16–17 menguatkan konsep bahwa firman Allah melatih untuk setiap pekerjaan baik.