Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:16 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:16 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi segala emas dan perak yang kauperoleh dalam seluruh Babil, serta dengan segala persembahan orang banyak dan imam, yang dipersembahkannya dengan keridlaan hatinya, kelak akan guna bait Allahnya, yang di Yeruzalem;
Ezra 7:16 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:16 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Tawarikh 29:6 (IDN) »
Maka pada masa itu dibawa oleh segala penghulu bapa-bapa dan segala penghulu suku-suku bangsa Israel dan segala kepala atas orang seribu dan atas orang seratus dan segala penghulu orang yang dalam pekerjaan baginda akan beberapa persembahan dengan keridlaan hatinya.

1 Tawarikh 29:9 (IDN) »
Maka bersukacitalah hati orang banyak itu oleh karena persembahan mereka itu dengan keridlaan hatinya, karena dengan hati yang tulus dan dengan segala keridlaan dipersembahkannya kepada Tuhan, dan lagi baginda raja Daudpun amat besar sukacita hatinya.

Ezra 1:6 (IDN) »
Maka segala orang yang duduk keliling mereka itu menguatkan tangan mereka itu dengan serba emas perak dan dengan harta dan binatang dan beberapa benda yang indah-indah, kecuali segala sesuatu yang diberikan dengan keridlaan hati.
Makna Sesudah Ezra 7:16
Inti ayat ini menyatakan bahwa semua emas dan perak yang dikumpulkan di Babilonia, bersama persembahan dari orang banyak dan imam, akan dipakai untuk bait Allah di Yerusalem sesuai kemauan hati mereka. Intinya: materi yang dikumpulkan untuk tujuan rohani diserahkan dengan keridhaan hati demi perwujudan ibadah kepada Tuhan di Yerusalem.
Latar belakang konteks
Ezra 7 berlanjut setelah masa penyerahan kembali umat Israel dari eksil Babilonia. Ezra, seorang imam dan ahli hukum, membawa kembali perintah raja untuk memulihkan ibadah di bait Allah, serta mengatur sumbangan yang diperlukan untuk memugar dan memelihara rumah ibadah. Ayat 16 menegaskan bahwa berkat persiapan materi itu datang melalui kerelaan hati yang tulus, bukan karena paksaan.
Tikungan interpretatif
- Perolehan emas dan perak menunjukkan sumber daya yang diperlukan untuk pelaksanaan ibadah dan perbaikan bait Allah.
- Kata “dipersembahkannya dengan keridlaan hatinya” menekankan motif batin–ikhlas dan kemauan pribadi yang mengikuti kehendak Tuhan, bukan hanya formalitas.
- Penekanan pada “bait Allahnya, yang di Yeruzalem” mengarahkan fokus pada tujuan sumpah dan pemulihan tempat penyembahan yang tepat bagi umat TUHAN.
Pandangan singkat para penafsir (kutipan pendek)
Matthew Henry menekankan bahwa sumbangan haruslah lahir dari keikhlasan, karena Tuhan mengingatkan pengorbanan hati di balik persembahan. Albert Barnes menyoroti bahwa fasilitas materi diperuntukkan bagi pekerjaan bait Allah, menunjukkan tanggung jawab jemaat terhadap pemilikan rohani. Adam Clarke menekankan bahwa pemberian ini tidak sekadar solusi biaya, melainkan doa yang hidup melalui partisipasi umat dalam membangun tempat ibadah.
Pemikiran tegas tentang makna praktis
Sunggguhnya terkait dengan ayat-ayat lain
Hubungan dengan Ayub 1:21–22 (beri tentang pemberian yang lahir dari hati), 2 Korintus 9:7 (setiap orang memberi sesuai kerelaan hatinya), dan Nehemia 10:32–39 (komitmen umat terhadap perbaikan bait dan pelaksanaan ibadah). Kaitan: semua menekankan murni niat hati dan tanggung jawab bersama dalam pemeliharaan tempat peribadatan.
Kaitkan dengan konteks setempat
Pemakaian materi untuk bait Allah di Yerusalem menggariskan prinsip umum: pemberian rohani harus didorong oleh keinginan menyembah Tuhan secara benar, dengan kendala yang jelas dalam penyelenggaraan ibadah. Hal ini mendorong jemaat yang membaca Ezra untuk menilai motif pribadi dalam memberi untuk pelayanan Tuhan.
Inti praktis yang singkat
Berikan persembahan dengan keikhlasan, demi pemulihan dan pelayanan ibadah yang murni di hadapan Allah.