Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:22 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:22 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
had perak seratus talenta, had gandum seratus kor, had air anggur seratus bat, had minyak seratus bat dan garam dengan tiada berhad.
Ezra 7:22 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:22 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 2:13 (IDN) »
Maka segala persembahan makanan yang kamu persembahkan itu hendaklah kamu garami dengan garam, sekali-kali jangan kamu tinggalkan dari pada persembahan makananmu akan garam perjanjian Allahmu, maka serta dengan segala persembahanmu tak akan jangan kamu mempersembahkan garampun.

Yehezkiel 45:14 (IDN) »
Maka inilah perintah akan hal minyak, yaitu minyak yang dibawa berbat-bat; sepersepuluh sebat dari pada tiap-tiap kor, yang sama muatnya dengan sehomer, yaitu sepuluh bat, karena sepuluh bat jadi sehomer.

Lukas 16:6 (IDN) »
Maka katanya: Minyak seratus tong. Lalu katanya kepadanya: Terimalah surat utangmu ini, duduk lekas, tuliskan lima puluh.
Ezra 7:22 (IDN) — Ringkasan dan Renungan
Bait ini menampilkan kebijaksanaan raja Persia dalam menyediakan bantuan material kepada umat Allah melalui Ezra, dengan memperhitungkan jumlah perak, gandum, anggur, minyak, serta garam secara adil dan proporsional. Ayat ini menunjukkan unsur irama administrasi, kemurahan hati, dan ketaatan pada tata kelola yang baik di tengah kebutuhan rohani dan fisik bangsa Tuhan.
Ayatnya dalam konteks pasal
Dalam pasal ini Ezra diterima kembali ke Yerusalem dengan izin istimewa untuk mengajarkan hukum Tuhan. Raja Persia mengizinkan penyediaan kebutuhan untuk perjalanan dan pekerjaan Ezra dengan ukuran yang jelas: perak seratus talenta, gandum seratus kor, anggur seratus bat, minyak seratus bat, dan garam tanpa perhitungan. Hal ini menegaskan dukungan praktis bagi misi rohani yang sedang dijalankan umat Allah.
Pelajaran utama secara rohani
Inti ajaran dalam ayat ini adalah kemauan Allah untuk memelihara tugas rohaniah melalui sarana material. Dukungan kerajaan pada Ezra menunjukkan bahwa pelaksanaan kehendak Tuhan tidak terlepas dari kebutuhan fisik dan logistik umat-Nya. Ketelitian dalam proporsi dan kebenaran perhitungan menegaskan prinsip tanggung jawab, kejujuran, dan kesetiaan dalam pelayanan lendirkan pekerjaan bagi Tuhan.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Aplikasi praktis bagi pembaca
Hubungan Alkitabiah yang relevan
Cross-reference yang relevan:
Penjelasan singkat untuk hubungannya: Nehemia menekankan izin dan dukungan lembaga, Hagai menekankan fokus pada prioritas rohani meski ada kekurangan, dan 1 Tawarikh mengakuiumat Tuhan sebagai sumber utama berkat; semua menegaskan bahwa pembagian dan penyediaan tidak sekadar kebutuhan fisik, melainkan bagian dari penyembahan dan misi Tuhan.
Catatan penafsiran singkat
Beberapa penafsir bebasis publik-domain menyoroti pentingnya administrasi yang tertata dalam pelayanan. Meski konteksnya asing, nilai inti yang dapat dipetik adalah integritas, keadilan, dan niat suci dalam mengelola sumber daya bagi pekerjaan Tuhan. Kutipan pendek dari ulasan klasik menekankan bahwa raja mendukung dengan sebagian besar harta, menunjukkan peran kepemimpinan dalam memelihara umat sekaligus menjaga kemurnian tujuan rohani.
Ringkasan
Ayat Ezra 7:22 menggarisbawahi bahwa dukungan material yang tepat dan terukur diperlukan untuk kelancaran misi rohani. Allah memelihara pekerjaan-Nya tidak hanya melalui kuasa ilahi, tetapi juga melalui perantara manusia yang bertanggung jawab. Dengan demikian, pelayanan yang tulus memerlukan kombinasi iman, hikmat administrasi, dan kebijakan yang adil dalam mengelola sumber daya.