Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 5:1 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 5:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sebermula, maka nabi Hajai dan nabi Zakharya bin Ido, keduanyapun bernubuatlah kepada segala orang Yahudi yang di negeri Yehuda dan di Yeruzalem atas nama Allah orang Israel.
Ezra 5:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 5:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Hagai 1:1 (IDN) »
Sebermula, maka pada tahun yang kedua dari pada kerajaan Darius, pada bulan yang keenam dan pada sehari bulan itu, datanglah firman Tuhan dengan lidah nabi Hajai kepada Zerubbabil bin Sealtiel, raja Yehuda, dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, katanya:

Zakharia 4:6 (IDN) »
Lalu sahutlah ia, katanya kepadaku: Inilah firman Tuhan kepada Zerubbabil, bunyinya: Bukannya oleh kuat dan bukannya oleh gagah, melainkan oleh Roh-Ku juga ia itu akan jadi, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam.

Mikha 5:4 (IDN) »
(5-3) Maka Iapun akan menyatakan dirinya dan kerajaanlah Ia dengan kuasa Tuhan dan dengan kemuliaan nama Tuhan, Allahnya; maka mereka itu akan duduk, karena Iapun akan besar sampai kepada segala ujung bumi!
Ezra 5:1 (IDN) – Ringkasannya
Ayat ini menandai dimulainya masa pembaruan rohani dan pembebasan Yahudi di Yerusalem melalui kesaksian nabi-nabi Hagai dan Zakharia bin Ido. Mereka bernubuat atas nama Allah Israel untuk mendorong umat kembali fokus pada pembangunan bait Allah meski menghadapi perlawanan luar. Narasi ini menekankan peran nabi sebagai sarana Allah menyatakan kehendaknya bagi umat-Nya pada saat kunci dalam sejarah bangsa ialah pemulihan ibadah dan ketaatan.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam pasal Ezra pasca pembuangan, orang Yahudi menghadapi rintangan administratif dan penundaan dalam pembangunan bait suci. Nabi Hagai dan Zakharia diangkat untuk menguatkan hati umat dan mengingat tujuan ilahi: menghidupkan kembali ibadah di Yerusalem. Ayat 1 menandai permulaan layanan kenabian yang berfungsi sebagai penguat semangat untuk melanjutkan pekerjaan yang tertunda.
Pelajaran rohani utama
Kaitan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa teks yang relevan: Hagai 1:1-15 menegaskan motivasi nabi untuk mempercepat agenda pembangunan bait; Zakharia 1:1-6 menggambarkan visi nabi mengenai restorasi umat dan rumah Allah; Ezra 3–4 memperlihatkan dinamika pembangunan dan tekanan eksternal. Kendati konteks historisnya berbeda, tema kehendak Allah yang memanggil umat untuk taat dan bekerja bagi kemuliaan-Nya tetap konsisten.
< Cross-references>
- Hagai 1:2–3: Nabi menegaskan semangat pengejaran diri bersama keinginan material; mendorong umat untuk menilai prioritas mereka sesuai rencana Allah.
- Zakharia 1:7–17: Penguatan umat melalui gambaran Allah mengamati tanah-Nya dan janji pemulihan, menegaskan kepastian pemulihan rohani dan fisik.
- Ezra 5:2: Pemuatan semangat pembangunan berlanjut ketika nabi-nabi memperkatakan kehendak Allah.
Aplikasi praktis
Ketika kita menghadapi hambatan—baik urusan pribadi, pekerjaan, maupun gereja—kita diingatkan untuk mendengar suara nabi-nabi iman dengan telinga rohani. Fokus pada tujuan Allah, bukan sekadar kemudahan, sambil melakukan bagian kita dalam rencana-Nya. Doa, ketaatan, dan kerja nyata untuk memuliakan Tuhan menjadi respons yang tepat.
Pengantar ringkas terhadap konteks historis
Nabi-nabi Hagai dan Zakharia dipakai pada masa pembuangan kembali untuk membangkitkan semangat membangun kembali Yerusalem. Mereka tidak menunda-nunda tugas, melainkan mengarahkan umat kepada iman yang bertindak demi kemuliaan Allah. Peristiwa ini mengajarkan bahwa kerangka waktu Allah bisa berbeda dari keinginan manusia, namun tujuan-Nya tetap konsisten.
Ringkasan singkat
Ezra 5:1 menandai awal intervensi nabi-nabi Hagai dan Zakharia untuk menguatkan umat Israel agar fokus pada tujuan Allah: membangun kembali ibadah dan rumah-Nya di Yerusalem. Pesannya relevan bagi iman kita hari ini: Allah memakai pemimpin rohani untuk mengarahkan umat pada ketaatan dan pelayanan yang serasi dengan rencana-Nya.
Catatan kutipan langsung (ekstra dari tokoh beredar umum, jika ada): tidak ada kutipan langsung panjang yang relevan dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam ayat ini yang disertakan secara utuh di bagian ini.