Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 5:10 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 5:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi patik sudah bertanya akan nama-nama mereka itu hendak patik beritahu tuanku, sebab itu patik suratkan nama-nama segala orang yang kepala di antara mereka itu.
Ezra 5:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 5:10 Referensi silang ayat
Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.
Ezra 5:10 (IDN) — Latar, Makna, dan Aplikasi
Di bab ini, para penguasa Persia mengizinkan pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem (Ezra 5). Mereka menanyakan siapa yang memberi otoritas kepada mereka untuk membangun, dan menuntut agar nama-nama kepala suku dicatat agar pekerjaan dapat dilanjutkan secara tertib. Ayat 10 menampilkan respons Zakharia dan Rasul (narator Ezra) yang menyatakan bahwa mereka telah menanyakan nama-nama kepala di antara mereka untuk memberitahukan kepada raja. Ini menunjukkan kepatuhan kepada protokol pemerintahan sekaligus menggarisbawahi faktor manusiawi: perlunya dokumentasi dan akuntabilitas dalam pekerjaan bagi kemuliaan Allah di tengah umat.
Apa yang ditegaskan teks ini tentang Allah dan iman
Dalam konteks, Allah tetap berdaulat meski ada pengawasan manusia. Pembangunan ulang Bait Allah dipandang sebagai bagian dari rencana-Nya yang lebih luas untuk memulihkan umat-Nya. Keberanian Ezra dan rekan-rekannya menghadapi pemerintahan dan administrasi asing mencerminkan iman yang hidup: manusia melaksanakan tugas yang telah Allah tetapkan dengan sepenuh hati, sambil tunduk pada tata kelola negara. Ayat ini memperlihatkan bagaimana iman tidak menolak tanggung jawab manusia akan hukum dan administrasi, melainkan menggabungkannya demi tujuan ilahi.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Rujukan silang yang relevan
Beberapa bagian lain dalam Kitab Ezra memperkuat pola ini:
Penjelasan singkat: Keberanian sikap Ezra dihadapkan pada otoritas politik; pekerjaan rohani tetap membutuhkan kerangka manusia yang teratur untuk menjaga kemuliaan Allah di antara umat-Nya dan di mata dunia.
Penafsiran para penyejarah (ringkas)
Para pakar penafis Alkitab yang bersifat publik domain menekankan bahwa Ezra menguatkan administrasi proyek untuk menjaga legitimasi tindakan umat Allah. Mencatat kepala suku menunjukkan transparansi, mencegah tipu daya, dan memastikan dukungan dari komunitas luas.
Aplikasi praktis bagi pembaca masa kini
Ayat ini mengingatkan bahwa pekerjaan besar bagi kemuliaan Tuhan perlu perancangan yang rapi dan akuntabilitas. Dalam gereja maupun komunitas iman, kita dipanggil untuk: